Stop Pertandingan Berlaku di Piala Konfederasi 2017

Kamis, 15 Juni 2017 - 12:09 WIB
Stop Pertandingan Berlaku...
Stop Pertandingan Berlaku di Piala Konfederasi 2017
A A A
ST PETERSBURG - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengonfirmasi aturan baru yang rencananya akan diterapkan di Piala Konfederasi 2017. Salah satu yang menarik adalah wasit diberikan wewenang khusus untuk menghentikan atau membatalkan pertandingan jika ia menemukan ada tindakan diskriminatif yang dilakukan penggemar.

Ini merupakan bagian dari prosedur tiga langkah yang digagas oleh FIFA. Itu dimaksudkan bahwa wasit diperbolehkan untuk menghentikan, menunda, dan kemudian membatalkan pertandingan bila menemukan perilaku fans yang dianggap telah berlebihan.

"Untuk pertama kalinya di turnamen resmi, FIFA akan menggunakan prosedur tiga langkah jika terjadi insiden diskriminatif dan juga menyebarkan pengamat anti-diskriminasi di semua pertandingan Piala Konfederasi 2017," demikian pernyataan resmi FIFA seperti dikutip dari Soccerway, Kamis (15/6/2017).

"Pengamat pertandingan dikoordinasikan dan dilatih oleh jaringan Fare, sebuah organisasi dengan track record yang panjang untuk memantau dan memerangi diskriminasi dalam sepak bola. Berdasarkan panduan 'British guide to discriminatory practices in football', para pengamat pertandingan akan memantau perilaku penggemar. Dari kedua tim, serta penonton yang tidak berafiliasi dengan tim tertentu yang bermain dalam pertandingan tersebut. Jika ada insiden diskriminatif yang terjadi selama pertandingan, bukti yang dikumpulkan oleh pengamat pertandingan akan diteruskan ke Komite Disiplin FIFA untuk ditinjau dan dilakukan tindakan potensial. Selanjutnya, para pengamat pertandingan akan mendukung staf operasional dalam menyelesaikan insiden diskriminasi sebelum dan selama pertandingan dengan langsung berhubungan dengan petugas keamanan."

Presiden FIFA Gianni Infantino menggambarkan langkah ini diambil sebagai dasar untuk memerangi masalah diskriminasi yang akan menandai Piala Konfederasi 2017 tersebut. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Perdana Menteri Rusia dan Panitia Pelaksana Lokal (LOC) Vitaly Mutko mengaku senang Rusia dipercaya untuk menerapkan aturan baru tersebut.

"Kami senang bahwa Rusia telah dipercayakan dengan misi tersebut untuk menjadi negara tuan rumah pertama di Piala Konfederasi dan Piala Dunia untuk melaksanakan inisiatif tersebut dengan tujuan membuat sepak bola dunia lebih baik," jelas Mutko.

Piala Konfederasi digelar di Rusia mulai 17 Juni hingga 2 Juli 2017. Ajang ini mempertemukan para juara di enam zona konfederasi FIFA, juara Piala Dunia, dan tuan rumah
(nug)
Berita Terkait
Sinergi Apindo-Konfederasi...
Sinergi Apindo-Konfederasi Sarbumusi Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja
Konfederasi LSM Indonesia...
Konfederasi LSM Indonesia Momentum Perkuat Konsolidasi Masyarakat Sipil
Daftar Sementara Wakil...
Daftar Sementara Wakil Konfederasi di Piala Dunia U-17 2025: Asia, Afrika, dan Amerika Selatan Berebut Sisa Kursi!
Di Musda PPMI-KSPSI...
Di Musda PPMI-KSPSI Jatim, Yorrys Raweyai Ingatkan Organisasi Buruh Adaptif dan Inovatif
Posting Foto Telantar...
Posting Foto Telantar di Bandara, Aubameyang Didenda CAF
Harlah ke-65, Konfederasi...
Harlah ke-65, Konfederasi Sarbumusi Terus Dorong Kesejahteraan Buruh
Berita Terkini
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
2 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
3 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
3 jam yang lalu
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
3 jam yang lalu
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved