Disesaki Ribuan Peserta, Bendera Start GPN 2017 Lombok Berkibar Dua Kali

Sabtu, 08 Juli 2017 - 23:00 WIB
Disesaki Ribuan Peserta,...
Disesaki Ribuan Peserta, Bendera Start GPN 2017 Lombok Berkibar Dua Kali
A A A
LOMBOK - Ajang Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 terus bergulir dan telah mencapai kota ke-20 dari 90 kota yang direncanakan. Pada Sabtu (8/7/2017), Lombok Barat menjadi titik start ajang yang masuk dalam bagian program andalan Kemenpora "Ayo Olahraga!" tersebut.

Di Kota Madani, animo tinggi ditunjukkan oleh masyarakat pecinta olahraga bersepeda. Tak kurang 3500 lebih peserta ambil bagian dalam ajang ini. Membeludaknya peserta ditunjukkan dengan start yang sampai dilakukan dua kali karena jalur start tak mencukupi untuk sekali dilepas.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid menjadi yang pertama mendapatkan kehormatan melepas start peserta. Setelah itu, Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga dan Pendidikan Kemenpora Arifin Madjid melanjutkan melepas start kedua.

"Ini adalah kota ke-20. Antusiasme mereka cukup bagus, dan cukup bersemangat mensukseskan program pemerintah ini," ungkap Arifin di sela-sela pelaksanaan GPN 2017.

Dalam etape Patut Pajtuh Patju ini, peserta memulai start di lapangan Kabupaten Lombok Barat kemudian terus melaju sampai simpang lima dan masjid kediri, lantas memutar balik dan mengikti jalur yang sama sampai mencapai finis di Pendopo Kabupaten Lombok Barat. Total para pegowes harus melahap jarak 14,8 Km.

Usai finis, peserta kemudian harus mengikuti undian door prize yang telah disiapkan oleh panitia. Belasan hadiah disiapkan, mulai dari Kompor gas, Kulkas, sampai sepeda motor. Melihat antusiasme yang luar biasa, Bupati Fauzan mengakui cukup senang dengan adanya program ini.

Apalagi, perwakilan pejabat Kemenpora juga hadir dalam ajang ini. Dia merasa terbantu dan terima kasih karena masyarakat di Lombok Barat bisa mendapatkan kegiatan yang mampu meningkatkan kuantitas olahraga.

"Saya terima kasih kepada Kemenpora, Menpora Imam Nahrawi karena programnya sampai ke daerah-daerah. Gowes Pesona Nusantara ini membantu kami untuk mengajak masyarakat berolahraga, menggelorakan olahraga di masyarakat," ucapnya usai melepas start.

Sejatinya, Pemkab Lombok Barat juga telah menyiapkan jamuan dan sambutan untuk Menpora Imam Nahrawi. Selain tumpeng besar, ada juga kue ulang tahun yang sengaja disediakan untuk memberikan kejutan kepada Menpora yang berulang tahun ke-44 pada hari ini.

Sebelum start GPN 2017 dimulai, ada prosesi khusus yang dilakukan oleh panitia untuk memberikan tanah dan air dari Nusa Tenggara Barat, yang diwakili Lombok Barat kepada Kemenpora. Tanah-air ini nantinya akan disatukan dengan tanah-air dari daerah lain yang ada di seluruh Indonesia yang juga menggelar ajang GPN untuk dibangunkan monumen di Gunung Tidar, Magelang, pada 9 September mendatang.

Prosesi pengambilan memang tidak diliput khusus karena dilakukan secara internal oleh pemerintah Lombok Barat. Namun, saat penyerahan oleh anak adat Sasak, diringi musik khas NTB, suasana pun menjadi hening dan khidmat.

Tanah dan air yang ditempatkan di kendi tradisional tersebut dibawa oleh Anak Adat, kemudian diambil oleh Bupati dan langsung diserahkan ke perwakilan k
Kemenpora, Arifin Madjid.

Kesakralan prosesi tersebut memang sempat membuat para peserta dan undangan yang hadir hening. Bahkan, Arifin dan pejabat Kemenpora yang lain pun merasakan hal yang sama dengan masyarakat yang datang pada GPN ini

"Saya bergetar, merinding tadi saat prosesi. Kami akan bawa tanah ini untuk disatukan di Magelang, sebagai penegasan daerah di Indonesia, berkomitmen dan siap untuk menjaga negara kesatuan NKRI. Meski berbeda, tapi tanah-air yang sakral ini tetap ingin menjadi satu di pangkuan Nusantara, Indonesia," tegasnya

Sementara itu, I Nyomam Winata, Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Massal dan Kesehatan Olahraga Kemenpora mengakui tanah itu cukup sakral. Hal itu karena tanah tersebut diambil di kampung gunung keramat Kuripan. "Tanahnya itu dikeramatkan oleh masyarakat Lombok. Ini tanah tempat kerajaan dulu berdiri," tandasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Senyum Dito Ariotedjo...
Senyum Dito Ariotedjo saat Dipanggil Prabowo ke Kertanegara
Menpora dan Komisi X...
Menpora dan Komisi X DPR Bahas Pemangkasan Anggaran Rp1,29 Triliun untuk 202
Menpora Dito Terima...
Menpora Dito Terima Kunjungan Organisasi Kerja Sama Islam Hissein Brahim Taha
Piala Menpora Jadi Benchmark...
Piala Menpora Jadi Benchmark Bergulirnya Kompetisi Olahraga di Indonesia
Terpilih Sebagai Waketum...
Terpilih Sebagai Waketum PSSI, Menpora Belum Pastikan Pengunduran Dirinya
Ini Sosok Dito Ariotedjo,...
Ini Sosok Dito Ariotedjo, Menpora Baru Pilihan Jokowi
Berita Terkini
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
11 menit yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
20 menit yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
29 menit yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
4 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
5 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
5 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved