PBSI Perketat Sistem Pendataan Usia Atlet

Sabtu, 15 Juli 2017 - 02:00 WIB
PBSI Perketat Sistem...
PBSI Perketat Sistem Pendataan Usia Atlet
A A A
JAKARTA - Persatuan Bulu tangis Seluruh Indonesia (PBSI) memperketat sistem pendataan usia atlet. Program tersebut bertujuan untuk mencegah manipulasi data atau pencurian umur.

Melalui sebuah rapat di Cipayung tengah pekan lalu, PBSI memutuskan untuk melakukan pemutihan data terhadap 150 atlet yang usianya tidak sesuai. Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Keabsahan dan Sistem Informasi PP PBSI, Rachmat Setiyawan.

"(Pendataan usia atlet diharapkan -red) memberikan kontribusi dalam membangun prestasi bulutangkis Indonesia, dengan sinergi dan kerjasama yang dibangun maka kedepan praktek pencurian umur akan dapat diatasi secara permanen," kata Rachmat.

"Dengan optimalisasi Sistem Informasi PBSI dan dengan pengetatan pada proses approval data atlet diyakini akan meminimalkan kasus pencurian umur," lanjut Rachmat

Enam poin hasil rapat sistem pendataan usia atlet

1. Sepakat terhadap atlet yang terindikasi data kelahirannya tidak benar yang dibuktikan dengan temuan data ganda dan atau indikasi lainnya dianggap valid dan relevan akan diberi label hitam (blacklist sementara), dengan konsekuensi atlet tersebut berstatus non aktif pada S.I PBSI.
2. Sepakat terhadap atlet yang diblacklist sementara tidak dapat mengikuti seluruh kejuaraan baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional dengan menggunakan data usai yang belum dinyatakan kebenarannya oleh instansi terkait dari hasil klarifikasi Bidang Keabsahan dan S.I PBSI dalam jangka waktu paling lama 6 bulan.
3. Sepakat terhadap atlet yang diberi label hitam (blacklist sementara) diperbolehkan mengikuti seluruh kejuaraan baik tingkat lokal, nasional maupun internasional dengan menggunakan asumsi usia sesuai dengan indikasi data yang disangkakan.
4. Sepakat terhadap atlet yang diberi label kuning yaitu atlet yang terindikasi ketidakbenaran data kelahiran namun masih membutuhkan tambahan data/informasi, apabila di kemudian hari ditemukan data yang memiliki validitas kuat, maka status atlet dimaksud akan diberi label hitam (blacklist sementara).
5. Sepakat diantara sesama Perkumpulan Bulutangkis (PB) Potensial untuk tidak saling menerima mutasi atlet yang diduga usia/data kelahirannya tidak benar.
6. Sepakat pada pelaksanaan rekruitmen penjaringan atlet (audisi) yang dilakukan oleh PB Potensial Wajib menggunakan Sistem Informasi PBSI serta melibatkan Tim Keabsahan dan SI PP PBSI untuk memverifikasi seluruh data kelahiran atlet peserta audisi tersebut.
(sbn)
Berita Terkait
Jelang Olimpiade Paris...
Jelang Olimpiade Paris 2024, PBSI Fokus Persiapan Kondisi Fisik dan Mental Para Atlet
Digelar 5 Juli, Berikut...
Digelar 5 Juli, Berikut Jadwal Kejuaraan Bulu Tangkis PBSI Gowa Open 2021
Devo Khaddafi Lantik...
Devo Khaddafi Lantik Pengurus PBSI Kabupaten Pangkep
PBSI Pulangkan 6 Pebulu...
PBSI Pulangkan 6 Pebulu Tangkis yang Degradasi ke Klub, Ini Daftarnya!
Susunan Lengkap Pengurus...
Susunan Lengkap Pengurus PP PBSI 2024-2028: Ada Kevin Sanjaya
Resmi!!! PB Jaya Raya...
Resmi!!! PB Jaya Raya Dukung Moeldoko Pimpin PBSI
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
4 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
4 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
6 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
10 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved