Ini Alasan Marquez Berani Ambil Risiko di Lap Terakhir
Senin, 14 Agustus 2017 - 16:40 WIB
Ini Alasan Marquez Berani Ambil Risiko di Lap Terakhir
A
A
A
SPIELBERG - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez gagal merebut kemenangan di GP Austria. Bertempat di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (13/8/2017) Marquez finis kedua di belakang Andrea Dovizioso.
Perebutan podium pertama sudah memanas sejak pertengahan lomba. Bahkan hingga lap terakhir, kedua pembalap terus kejar-kejaran hingga akhirnya Marquez nekat melakukan manuver berbahaya di tikungan sebelum garis finis. Namun sayang, aksinya tidak berhasil. Dovizioso mampu membaca strategi The Baby Alien dan keluar sebagai pemenang. (Baca juga: Dovizioso Ungkap Cara Atasi Marquez di Tikungan Terakhir )
Usai lomba, Marquez mengakui aksinya sangat berisiko. Namun ia tetap yakin untuk melakukannya sebab yang ada di pikirannya saat itu hanyalah kemenangan.
"Saat memasuki lap terakhir saya memikirkan banyak hal kecuali kejuaraan ini. Saya memutuskan untuk melaju 100% dan tampil habis-habisan. Kejuaraan ini memang penting, tapi posisi (balapan) tidak kalah penting," ujarnya yang dikutip dari laman resmi MotoGP.
"Saat tikungan terakhir saya nekat mencoba melewati Dovi. Sebab jika tidak, saya yakin tak bisa tidur nyenyak. Itu memang berisiko, namun pada akhirnya saya tetap bahagia dan raihan 20 poin sangat penting buat saya," tambahnya. (Baca juga: Dovizioso Juara di Red Bull Ring Usai Asapi Marquez )
Meski gagal meraih kemenangan, Marquez tetap berjaya di puncak klasemen pembalap. Hingga seri ke-11, dirinya sudah memiliki 174 poin unggul 16 angka dari Dovizioso yang duduk di peringkat dua.
Perebutan podium pertama sudah memanas sejak pertengahan lomba. Bahkan hingga lap terakhir, kedua pembalap terus kejar-kejaran hingga akhirnya Marquez nekat melakukan manuver berbahaya di tikungan sebelum garis finis. Namun sayang, aksinya tidak berhasil. Dovizioso mampu membaca strategi The Baby Alien dan keluar sebagai pemenang. (Baca juga: Dovizioso Ungkap Cara Atasi Marquez di Tikungan Terakhir )
Usai lomba, Marquez mengakui aksinya sangat berisiko. Namun ia tetap yakin untuk melakukannya sebab yang ada di pikirannya saat itu hanyalah kemenangan.
"Saat memasuki lap terakhir saya memikirkan banyak hal kecuali kejuaraan ini. Saya memutuskan untuk melaju 100% dan tampil habis-habisan. Kejuaraan ini memang penting, tapi posisi (balapan) tidak kalah penting," ujarnya yang dikutip dari laman resmi MotoGP.
"Saat tikungan terakhir saya nekat mencoba melewati Dovi. Sebab jika tidak, saya yakin tak bisa tidur nyenyak. Itu memang berisiko, namun pada akhirnya saya tetap bahagia dan raihan 20 poin sangat penting buat saya," tambahnya. (Baca juga: Dovizioso Juara di Red Bull Ring Usai Asapi Marquez )
Meski gagal meraih kemenangan, Marquez tetap berjaya di puncak klasemen pembalap. Hingga seri ke-11, dirinya sudah memiliki 174 poin unggul 16 angka dari Dovizioso yang duduk di peringkat dua.
(bep)