Timnas Indonesia U-22 Raih Medali Perunggu, Sesmenpora: Hasil yang Luar Biasa
Rabu, 30 Agustus 2017 - 01:05 WIB
Timnas Indonesia U-22 Raih Medali Perunggu, Sesmenpora: Hasil yang Luar Biasa
A
A
A
SELANGOR - Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memberikan pujian setinggi langit atas keberhasilan timnas Indonesia U-22 membawa pulang medali perunggu ke Tanah Air setelah mengalahkan Myanmar dalam laga perebutan tempat ketiga di SEA Games 2017. Pada pertandingan di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Selangor, Selasa (29/8/2017), anak asuh Luis Milla menang dengan skor 3-1.
Timnas Indonesia sempat tertinggal lebih dulu ketika Than Paing berhasil memanfaatkan kelengahan lini bertahan Indonesia. Memasuki babak kedua, Luis Milla melakukan perubahan dan hasilnya cukup bagus mengingat Evan Dimas sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tiga menit berselang, Septian David Maulana menempatkan namanya di papan skor setelah sepakan jarak jauhnya tak mampu dibendung kiper Myanmar di menit ke-59. Timnas Indonesia kembali menjauh 3-1 setelah tendangan spekulasi Rezaldi Hehanusa mampu mengecoh penjaga gawang Sanin Sat Naing di menit ke-77.
Itu menjadi gol penutup di pertandingan perebutan tempat ketiga SEA Games 2017. Gatot yang menyaksikan langsung pertandingan menyampaikan komentarnya terkait keberhasilan timnas Indonesia meraih perunggu.
"Ini hasil luar biasa paling tidak recovery usai di semifinal kita kalah atas tuan rumah. Meski di babak pertama kita kalah tetapi di babak kedua kita bisa bermain lepas hingga berbuah gol yang manis menunjukkan tim yang manis dan solid," ujar Gatot seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora, Rabu (30/8/2017).
Kendati target medali perak meleset, tapi Sesmenpora menilai timnas belum beruntung. "Mereka telah perform luar biasa medali perunggupun sudah menghibur kita semua dan tim ini adalah potensi amunisi kedepan lebih baik," tambahnya.
Timnas Indonesia sempat tertinggal lebih dulu ketika Than Paing berhasil memanfaatkan kelengahan lini bertahan Indonesia. Memasuki babak kedua, Luis Milla melakukan perubahan dan hasilnya cukup bagus mengingat Evan Dimas sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tiga menit berselang, Septian David Maulana menempatkan namanya di papan skor setelah sepakan jarak jauhnya tak mampu dibendung kiper Myanmar di menit ke-59. Timnas Indonesia kembali menjauh 3-1 setelah tendangan spekulasi Rezaldi Hehanusa mampu mengecoh penjaga gawang Sanin Sat Naing di menit ke-77.
Itu menjadi gol penutup di pertandingan perebutan tempat ketiga SEA Games 2017. Gatot yang menyaksikan langsung pertandingan menyampaikan komentarnya terkait keberhasilan timnas Indonesia meraih perunggu.
"Ini hasil luar biasa paling tidak recovery usai di semifinal kita kalah atas tuan rumah. Meski di babak pertama kita kalah tetapi di babak kedua kita bisa bermain lepas hingga berbuah gol yang manis menunjukkan tim yang manis dan solid," ujar Gatot seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora, Rabu (30/8/2017).
Kendati target medali perak meleset, tapi Sesmenpora menilai timnas belum beruntung. "Mereka telah perform luar biasa medali perunggupun sudah menghibur kita semua dan tim ini adalah potensi amunisi kedepan lebih baik," tambahnya.
(sha)