Cedera Pinggul Paksa Andy Murray Absen hingga Akhir Musim
Rabu, 06 September 2017 - 18:22 WIB
Cedera Pinggul Paksa Andy Murray Absen hingga Akhir Musim
A
A
A
LONDON - Petenis Inggris, Andy Murray memutuskan tidak akan mengikuti kompetisi hingga akhir musim. Langkah ini diambil agar dia bisa beristirahat untuk menyembuhkan cedera pinggul, sehingga kondisinya benar-benar pulih.
"Setelah berkonsultasi dengan sejumlah spesialis hip terkemuka selama seminggu terakhir, bersama dengan tim saya sendiri, kami telah memutuskan bahwa ini adalah keputusan terbaik untuk masa depan saya yang panjang," tulis Murray di Facebook seperti dikutip The Telegraph, Rabu (6/9/2017).
Murray telah menghabiskan waktu selama enam pekan sejak kekalahannya di perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon 2017 dari Sam Querrey untuk menyembuhkan cedera pinggulnya. Petenis nomor 3 dunia itu kemudian menyatakan ikut berkompetisi di AS Terbuka. Namun saat berlatih di Flushing Meadows, Murray merasa bahwa kondisinya belum benar-benar sembuh dari cedera dan memutuskan menarik diri dari turnamen akbar tersebut.
"Saya hanya ingin menyembuhkan diri dari semua cedera di sisa musim saya. Sayangnya, saya tidak akan bisa bersaing di Beijing dan Shanghai, dan kemungkinan besar, juga dua event terakhir di Wina dan Paris karena cedera pinggul saya yang telah mengganggu saya beberapa bulan terakhir," katanya.
Murray mengakui bahwa tahun ini merupakan musim yang sangat menyebalkan di lapangan. Namun setelah kondisinya telah mencapai di level terbaik, dia yakin akan mampu bersaing memperebutkan gelar Grand Slam di musim depan.
"Saya akan memulai musim 2018 di Brisbane dalam persiapan untuk Australia Terbuka dan saya berharap bisa bermain di Glasgow akhir tahun ini melawan Roger untuk UNICEF Inggris dan Sunny-sid3up. Saya memiliki tim fantastis yang bekerja bersama saya untuk membantu saya melalui proses ini dan menghargai dukungan dari mereka dan semua penggemar saya selama masa sulit ini," katanya.
"Setelah berkonsultasi dengan sejumlah spesialis hip terkemuka selama seminggu terakhir, bersama dengan tim saya sendiri, kami telah memutuskan bahwa ini adalah keputusan terbaik untuk masa depan saya yang panjang," tulis Murray di Facebook seperti dikutip The Telegraph, Rabu (6/9/2017).
Murray telah menghabiskan waktu selama enam pekan sejak kekalahannya di perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon 2017 dari Sam Querrey untuk menyembuhkan cedera pinggulnya. Petenis nomor 3 dunia itu kemudian menyatakan ikut berkompetisi di AS Terbuka. Namun saat berlatih di Flushing Meadows, Murray merasa bahwa kondisinya belum benar-benar sembuh dari cedera dan memutuskan menarik diri dari turnamen akbar tersebut.
"Saya hanya ingin menyembuhkan diri dari semua cedera di sisa musim saya. Sayangnya, saya tidak akan bisa bersaing di Beijing dan Shanghai, dan kemungkinan besar, juga dua event terakhir di Wina dan Paris karena cedera pinggul saya yang telah mengganggu saya beberapa bulan terakhir," katanya.
Murray mengakui bahwa tahun ini merupakan musim yang sangat menyebalkan di lapangan. Namun setelah kondisinya telah mencapai di level terbaik, dia yakin akan mampu bersaing memperebutkan gelar Grand Slam di musim depan.
"Saya akan memulai musim 2018 di Brisbane dalam persiapan untuk Australia Terbuka dan saya berharap bisa bermain di Glasgow akhir tahun ini melawan Roger untuk UNICEF Inggris dan Sunny-sid3up. Saya memiliki tim fantastis yang bekerja bersama saya untuk membantu saya melalui proses ini dan menghargai dukungan dari mereka dan semua penggemar saya selama masa sulit ini," katanya.
(amm)