Panji Lolos ke 16 Besar, Ihsan Maulana Tersingkir akibat Cedera

Kamis, 07 September 2017 - 17:17 WIB
Panji Lolos ke 16 Besar,...
Panji Lolos ke 16 Besar, Ihsan Maulana Tersingkir akibat Cedera
A A A
HO CHI MINH - Panji Ahmad Maulana terus melaju di Vietnam Open Grand Prix 2017. Dalam pertandingan babak kedua yang berlangsung di Nguyen Du Indoor Stadium, Panji lolos ke babak 16 besar seusai mengalahkan Pratul Joshi (India), dengan skor 21-14, 21-19.

Kemenangan Panji sekaligus membalaskan dendam rekannya, Firman Abdul Kholik yang dikalahkan Joshi dengan skor 21-23, 17-21.
Panji sempat tertinggal 8-13 di game kedua karena kondisi angin di lapangan agak menyamping. Tetapi dengan pengendalian dan akurasi stroke-nya, Panji bisa membalikkan keadaan.

“Soal kemenangan Panji, kami memang menganalisa video pertandingan lawan saat bertemu Firman. Panji bermain lebih bagus dan lebih berani di bola-bola datar dan membuat lawan menjadi tidak nyaman,” kata Irwansyah, asisten pelatih tunggal putra PBSI yang dihubungi Badmintonindonesia.org.

Dalam perebutan tiket babak 16 besar, Panji akan berhadapan dengan Thammasin Sitthikom dari Thailand. Serangan-serangan Sitthikom yang cukup berbahaya, menjadi hal yang harus diwaspadai Panji.

“Sitthikom baru saja mengalahkan unggulan keenam dari Taiwan. Panji harus siap capek, tidak boleh terburu-buru mematikan lawan. Smash lawan pun keras, pertahanan Panji harus lebih rapat. Tempo permainan juga harus diubah-ubah supaya tidak mengenakkan untuk lawan,” tutur Irwansyah.

Sementara itu, Ihsan Maulana Mustofa tak dapat melanjutkan pertandingan melawan pemain tuan rumah, Truong Thanh Long. Ihsan menyerah dalam kedudukan 3-2 di game pertama karena ia mengalami cedera otot perut.

“Ihsan harus mundur karena otot perutnya ketarik, kejadiannya waktu di SEA Games 2017 lalu. Sebetulnya sudah agak membaik, tetapi waktu tanding di babak pertama (Vietnam GP 2017) melawan pemain Malaysia lagi ramai-ramainya, otot perutnya ketarik lagi dan sakitnya tambah parah sampai bengkak,” ungkap Irwansyah.

Sementara itu, pemain tunggal putri Hanna Ramadini yang merupakan unggulan kedua, menyusul langkah Dinar Dyah Ayustine ke babak kedua. Tiket babak kedua diraih Hanna dengan menekuk wakil Malaysia, Ho Yen Mei, dengan skor 25-23, 24-22. Dinar pun memenangkan duel melawan pemain Negeri Jiran, Selvaduray Kisona, dengan skor 21-17, 21-18.
(kas)
Berita Terkait
Drawing Kejuaraan Dunia...
Drawing Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2022: Indonesia Tantang Malaysia
Indonesia Bantai Portugal...
Indonesia Bantai Portugal dan Georgia di Piala Suhandinata 2023
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Pebulutangkis Junior...
Pebulutangkis Junior Indonesia Fokus Hadapi WJC 2020
Hasil Drawing Kejuaraan...
Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Beregu Junior 2025: Indonesia Masuk Grup C
Korea Juara Piala Suhandinata...
Korea Juara Piala Suhandinata 2022, Kim Min Seon Sabet Gelar Pemain Terbaik
Berita Terkini
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
13 menit yang lalu
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
51 menit yang lalu
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
2 jam yang lalu
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
2 jam yang lalu
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
3 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved