Tirakat Jelang Haornas 2017 Jadi Ajang Introspeksi Diri

Sabtu, 09 September 2017 - 00:18 WIB
Tirakat Jelang Haornas...
Tirakat Jelang Haornas 2017 Jadi Ajang Introspeksi Diri
A A A
MAGELANG - Proses tirakatan jelang acara puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 di Alun-Alun Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (8/9/2017) berlangsung khidmat. Momen ini pun digunakan sebagai pengugah semangat persatuan nasional.

Dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, acara yang dimulai tepat pukul 21.00 WIB itu diwarnai penyatuan tanah dan air dari 90 kota dan kabupaten dari seluruh Indonesia, Sabang sampai Merauke.

"Tanah dan air ini diambil dari tempat-tempat yang dianggap agung oleh masyarakat di berbagai kota maupun kabupaten di Indonesia. Bukan cuma simbol, ini adalah tanda bahwa Tanah Air harus kita rawat selama-lamanya," ujar Imam.

Tanah dan air itu sendiri berasal dari 90 kabupaten dan kota di Indonesia, yang dilewati oleh peserta Gowes Nusantara, kegiatan bersepeda dari empat titik terluar Indonesia yaitu Sabang, Merauke, Tarakan dan Atambua, mulai Mei 2017 hingga berakhir di Magelang, Jawa Tengah pada perayaan puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas), Minggu, 9 September 2017.

Menpora sendiri mengawali pencampuran tanah dan air itu ke dalam kendil tanah liat, disusul tamu undangan termasuk Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan berikutnya masyarakat. Setelah disatukan dalam wadah-wadah, nantinya semua dibawa ke puncak Gunung Tidar dan menjadi pondasi Monumen Tanah Air Nusantara yang akan dibangun di sana.

Gunung Tidar menjadi tempat didirikannya monumen tersebut karena diyakini sebagai titik pusat tanah Jawa. "Peristiwa ini bersejarah bagi kota kami," ujar Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Adapun malam tirakatan itu diakhir dengan pagelaran wayang semalam suntuk dengan dalang Warseno Hardjodarsono yang dikenal dengan Ki Warseno Slang.

Tirakatan tersebut juga dimanfaatkan Menpora umtuk mengintrospeksi diri terkait hasil SEA Games ke-29, 2017, Malaysia, di mana Indonesia cuma mendapatkan 38 medali emas dan menempati urutan kelima di klasemen perolehan medali. "Ini pelajaran penting bagi kita semua, khususnya saya," kata Menpora.

Imam Nahrawi pun berharap Indonesia bisa berprestasi lebih baik di masa depan, khususnya dalam ajang Asian Games 2018 yang dilangsungkan di Indonesia.

Harapan serupa juga diucapkan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. "Saya pribadi prihatin dengan prestasi Indonesia di ASEAN. Semoga itu menjadi waktu kita untuk mengoreksi serta lebih mawas diri agar olahraga Indonesia bisa berjaya lagi," kata Sigit.
(bbk)
Berita Terkait
Senyum Dito Ariotedjo...
Senyum Dito Ariotedjo saat Dipanggil Prabowo ke Kertanegara
Menpora dan Komisi X...
Menpora dan Komisi X DPR Bahas Pemangkasan Anggaran Rp1,29 Triliun untuk 202
Menpora Dito Terima...
Menpora Dito Terima Kunjungan Organisasi Kerja Sama Islam Hissein Brahim Taha
Piala Menpora Jadi Benchmark...
Piala Menpora Jadi Benchmark Bergulirnya Kompetisi Olahraga di Indonesia
Terpilih Sebagai Waketum...
Terpilih Sebagai Waketum PSSI, Menpora Belum Pastikan Pengunduran Dirinya
Ini Sosok Dito Ariotedjo,...
Ini Sosok Dito Ariotedjo, Menpora Baru Pilihan Jokowi
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
12 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
15 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
16 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
16 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
18 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
20 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved