Minarti Timur Minta Tunggal Putri Benahi Mental

Sabtu, 23 September 2017 - 10:26 WIB
Minarti Timur Minta...
Minarti Timur Minta Tunggal Putri Benahi Mental
A A A
TOKYO - Pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI 2017 Minarti Timur buka suara soal prestasi atlet putri Indonesia di Jepang Terbuka 2017. Peraih perak Olimpiade Sydney 2000 itu mengungkap ada kendala mental pada pebulu tangkis putri nasional saat bertanding.

Tunggal putri Indonesia tak bisa bicara banyak di Jepang Terbuka 2017. Dua wakil Pelatnas PBSI, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung, menyerah di babak awal.

Fitriani ditekuk wakil Thailand Ratchanok Intanon, 20-22 dan 12-21. Sedangkan Gregoria tak berkutik di tangan Pai Yu Po (Taiwan) pada babak pertama kualifikasi dengan skor 17-21, 21-17 dan 19-21.

“Problem mental mereka saat ini kurang berani mencoba. Mereka harus berani, kalaupun setelah dicoba tidak bisa, ya tidak apa-apa, tapi yang penting mereka harus berani buat mencoba," jelas Minarti seperti dilansir laman badmintonindonesia.org.

Minarti membandingkan dengan pemain putri Jepang yang dinilai tidak punya kualitas sebagus pemain Indonesia, namun punya prestasi lebih. "Pemain Jepang mana sih yang bagus tekniknya, hampir tidak ada. Teknik mereka tak seberapa bagus. Beda dengan kita yang punya banyak variasi," katanya

"Cuma ya itu, pemain kita ngototnya masih kurang dan kurang berani main di lapangan. Memang pasti tegang. Tapi di waktu tegangnya itu, motivasi tidak mau kalahnya itu harus ada. Pantang menyerahnya ada. Itu yang kurang di pemain kita. Saya inginnya anak-anak walaupun kalah mereka berusaha dengan baik dan mati-matian di lapangan,” papar Minarti.

Minarti mengatakan akan memberikan sejumlah program demi meningkatkan kualitas pemain tunggal putri Indonesia. Menurutnya, tunggal putri Indonesia masih harus melengkapi semua hal, dari segi mental, pola pikir, dan cara main harus seperti apa.

"Mereka tak bisa hanya mengandalkan satu cara main yang sama. Jadi, harus ada dua atau tiga pola yang harus mereka kuasai untuk bisa mengatasi lawan yang berbeda,” tegas juara Jepang Terbuka 2001 itu.
(sha)
Berita Terkait
Peluang Alumni SMK Parepare...
Peluang Alumni SMK Parepare Bekerja di Jepang Terbuka
Momen Pasca Latihan...
Momen Pasca Latihan Terbuka Timnas Jepang di Gelora Bung Karno
Hamil Anak Pertama,...
Hamil Anak Pertama, Alasan Naomi Osaka Mundur dari Grand Slam Australia Terbuka 2023
Mundur dari Prancis...
Mundur dari Prancis Terbuka 2021, Naomi Osaka Kantongi Dukungan Negara
Dean James Comeback,...
Dean James Comeback, Peluang Lawan China dan Jepang Terbuka Lebar
Peluang Kerja di Sektor...
Peluang Kerja di Sektor Konstruksi Jepang Terbuka Lebar, Tapi Ada Syaratnya
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
6 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
8 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
8 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
10 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
11 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
11 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved