Gerard Pique: Saya Harus Diizinkan Bermain dengan Spanyol

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 21:04 WIB
Gerard Pique: Saya Harus...
Gerard Pique: Saya Harus Diizinkan Bermain dengan Spanyol
A A A
ALICANTE - “Pemain yang mendukung kemerdekaan bisa bermain untuk timnas Spanyol. Tidak ada timnas Catalonia sehingga tetap harus diizinkan bermain dengan Spanyol,” kata bek timnas Spanyol Gerard Pique, terkait munculnya suara yang meminta dia mundur dari La Furia Roja.

Diakui atau tidak, Pique sebenarnya memiliki bakat luar biasa sebagai seorang politikus. Di satu sisi, dia menjadi bagian dari timnas Spanyol yang telah memberikan banyak gelar dan menjadi bagian dari generasi emas La Furia Roja. Tapi, dia menjadi pemain yang bangga dengan identitasnya sebagai Catalonia dan mau bermain untuk “timnas” Catalonia. (Baca juga: Timnas Spanyol Pikul Beban Internal Hadapi Albania )

Dalam ketegangan yang luar biasa, dia tenang menanggapi semua tekanan. Komentarnya pun cerdas, tanpa terkesan merendahkan dua sisi yang berseberangan. “Saya sudah di sini sejak umur 15 tahun. Saya menganggap ini sebagai keluarga saya. Saya bangga di timnas, menjadi seorang bagian dari kelompok pemain unik ini,” katanya kepada wartawan.

Tapi, terkait Catalonia, dia juga bersuara lantang. Bek berusia 30 tahun itu mengibaratkan hubungan antara Spanyol dan Catalonia seperti antara seorang ayah dengan anak remaja yang ingin pergi dari rumah. Sekarang, lanjutnya, Spanyol memiliki dua pilihan, ya atau tidak. Spanyol, tambah Pique, bisa mengatakan tidak atau duduk dan membicarakan situasi yang terjadi dan saat dialog, tidak harus merasa kalah. “Sangat sulit memahami apa yang sedang terjadi di Catalonia tanpa berada di sana,” ujarnya.

Dia mendesak pihak-pihak yang memiliki kekuatan agar mendiskusikan situasi yang terjadi dan berusaha menyelesaikannya. Sebab, ada kejadian saat jutaan orang ingin memberikan suara, tapi diredam dengan cara tidak benar. Persoalan ini, lanjutnya, bukan hanya tentang dirinya, tapi lebih besar dari itu. Situasi sekarang adalah tentang (ada) bagian dari Spanyol yang ingin pergi.

“Jadi, paling penting sekarang politisi melakukan pekerjaan mereka dan menyelesaikannya dengan diskusi karena kita membutuhkan dialog, dialog, dan dialog,” tuturnya. Mantan pemain Manchester United itu menjelaskan hanya membela apa yang diyakini dan meminta dihormati. “Yang saya minta hanyalah rasa hormat, itu paling penting,” tandasnya.(Ma'ruf)
(amm)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Pedri, Matador Muda...
Pedri, Matador Muda Masa Depan Timnas Spanyol
Dipuji Enrique, Masa...
Dipuji Enrique, Masa Depan Adama Traore di Timnas Spanyol Cerah
Blunder De Gea Berujung...
Blunder De Gea Berujung Kekalahan Spanyol, Enrique Pasang Badan
Boikot Pelatih Anyar,...
Boikot Pelatih Anyar, 15 Pemain Timnas Spanyol Tolak Bela Negara Hadapi Sanksi Pemecatan
Berita Terkini
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
5 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
5 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
7 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
7 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved