Abaikan Keputusan Hakim Servis, Kevin/Marcus Pilih Fokus ke Permainan
Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:05 WIB
Abaikan Keputusan Hakim Servis, Kevin/Marcus Pilih Fokus ke Permainan
A
A
A
ODENSE - Permasalahan servis yang beberapa kali dinyatakan fault oleh hakim servis ternyata cukup mengganggu pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat memainkan pertandingan perdananya di turnamen Denmark Terbuka 2017 di Odense, Kamis (19/10).
Meskipun begitu, Kevin/Marcus, yang menempati unggulan kedua, masih mampu menorehkan kemenangan dalam tiga set 21-16, 19-21, 21-10 atas wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
"Di game kedua, kami terburu-buru, mungkin karena di game pertama menangnya enak, jadi di game kedua agak kendor," kata Marcus di situs resmi PBSI, Kamis.
Di game pembuka, servis pendek Kevin dinyatakan fault oleh hakim. Selanjutnya, giliran Marcus yang servisnya disalahkan di set kedua. "Servis pendek kami disalahkan terus oleh hakim servis, kami bingung, padahal kemarin-kemarin enggak apa-apa. Setelah tiga kali servis saya dibilang fault, saat servis jadi ragu-ragu, bahkan dua kali servis saya menyangkut di net," ungkap Marcus.
Pada akhirnya, Marcus dan Kevin pun enggak terlalu memikirkan servis yang dinyatakan fault. Mereka lebih memilih untuk lebih fokus di game ketiga. "Ini adalah pertandingan pertama kami di turnamen ini, sedangkan lawan sudah bermain di nomor ganda campuran, jadi mereka sudah lebih beradaptasi dengan kondisi lapangan," papar Kevin.
Marcus/Kevin di laga selanjutnya akan bertemu dengan pasangan tuan rumah, Mathias Christiansen/David Daugaard. Sejauh ini, mereka belum pernah bertemu di dalam lapangan.
"Kami belum pernah ketemu, tetapi sudah tahu permainan calon lawan, mirip-mirip lah dengan pasangan Denmark yang lain. Besok kan main di kandang mereka, mental kami harus lebih siap lagi," jelas Marcus.
Meskipun begitu, Kevin/Marcus, yang menempati unggulan kedua, masih mampu menorehkan kemenangan dalam tiga set 21-16, 19-21, 21-10 atas wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
"Di game kedua, kami terburu-buru, mungkin karena di game pertama menangnya enak, jadi di game kedua agak kendor," kata Marcus di situs resmi PBSI, Kamis.
Di game pembuka, servis pendek Kevin dinyatakan fault oleh hakim. Selanjutnya, giliran Marcus yang servisnya disalahkan di set kedua. "Servis pendek kami disalahkan terus oleh hakim servis, kami bingung, padahal kemarin-kemarin enggak apa-apa. Setelah tiga kali servis saya dibilang fault, saat servis jadi ragu-ragu, bahkan dua kali servis saya menyangkut di net," ungkap Marcus.
Pada akhirnya, Marcus dan Kevin pun enggak terlalu memikirkan servis yang dinyatakan fault. Mereka lebih memilih untuk lebih fokus di game ketiga. "Ini adalah pertandingan pertama kami di turnamen ini, sedangkan lawan sudah bermain di nomor ganda campuran, jadi mereka sudah lebih beradaptasi dengan kondisi lapangan," papar Kevin.
Marcus/Kevin di laga selanjutnya akan bertemu dengan pasangan tuan rumah, Mathias Christiansen/David Daugaard. Sejauh ini, mereka belum pernah bertemu di dalam lapangan.
"Kami belum pernah ketemu, tetapi sudah tahu permainan calon lawan, mirip-mirip lah dengan pasangan Denmark yang lain. Besok kan main di kandang mereka, mental kami harus lebih siap lagi," jelas Marcus.
(nug)