Soal Persib, PSSI Harus Tunduk pada Regulasi Liga 1

Sabtu, 25 November 2017 - 15:52 WIB
Soal Persib, PSSI Harus...
Soal Persib, PSSI Harus Tunduk pada Regulasi Liga 1
A A A
BANDUNG - Sikap Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung berupa denda dinilai mencederai semangat fairness dalam pengelolaan sepak bola di Indonesia. Sanksi yang dijatuhkan ke Persib juga dinilai mengabaikan aturan atau regulasi yang ada.

Persib Bandung terhindar dari degradasi. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI hanya memberikan sanksi denda lantaran memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, pada 3 November lalu.

Anggota Komite Teknik dan Pengembangan PSSI, Andre Rosiade menilai harusnya, ketika Persib meninggalkan lapangan pertandingan sebelum laga berakhir dihukum sesuai regulasi, yakni dianggap mundur dari Liga.

"PSSI harusnya tunduk pada Regulasi Liga1 pasal 13 ayat 1B dan 1C, bukan mengangkangi regulasi. Apalagi sebelumnya COO PT Liga Indonesia Baru (LIB) Bung Tigor Shalom Boboy sudah menyebut Persib Bandung bisa dinyatakan mundur dari Liga1 2017. Itu artinya Persib Degradasi. Hukum harus ditegakkan," tegas Andre Rosiade, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (24/11/2017).

Andre mendesak pengambil kebijakan di federasi sepak bola Indonesia untuk patuh terhadap regulasi yang dibuat. Jika tidak, PSSI sekarang berarti sama saja dengan PSSI masa lalu yang dibekukan pemerintahan Jokowi. Kalau begitu, pengambil kebijakan PSSI sudah tak patuh terhadap pesan pemerintah yang menginginkan pengelolaan sepak bola yang lebih baik.

"Jangan mentang-mentang ada nama Persib Bandung, lalu kita abai dan tutup mata dengan regulasi sambil mencari celah," imbuh Andre.

Ditekankan, PSSI harus flashback dengan pembentukannya yang diwarnai lika-liku. Beberapa waktu lalu, Kemenpora juga sempat melayangkan surat soal kondisi laga-laga terakhir di kompetisi. Artinya, pemerintah itu mengawasi dan mereka menilai ada yang janggal.

Tokoh muda Minang mensinyalir kejanggalan ini muncul karena komposisi pengurus PT Liga Indonesia Baru (LIB) kental dengan Persib Bandung. Komisaris Utama PT LIB itu tercatat Glen Sagita. Lalu, yang bersangkutan juga Dirut di PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

"Bagaimana mungkin, seorang pejabat teras di operator kompetisi, juga bos salah satu peserta kompetisi yang di ujung kompetisi bermasalah. Harusnya PSSI ingat. Pengurus sebelumnya pernah dibekukan karena pemerintah menilai ada yang janggal dengan pengurusan sepak bola di negeri ini. Jangan ulangi lagi. Pengurus baru harusnya menebar harapan, bukan menebar cita rasa lama," beber Andre.

Baca juga:
Bukan Degradasi, Ini Hukuman Komdis untuk Persib Bandung
(bep)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Kisah Mantan Pemain...
Kisah Mantan Pemain Persib Bergabung dengan Real Madrid
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
9 jam yang lalu
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
11 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
12 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
14 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
16 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved