Preview Liverpool vs Spartak Moscow: Atmosfer Final

Rabu, 06 Desember 2017 - 10:55 WIB
Preview Liverpool vs...
Preview Liverpool vs Spartak Moscow: Atmosfer Final
A A A
LIVERPOOL - Kadang realisasi perjalanan tim sepak bola itu tidak semudah yang ditulis di atas kertas dan disampaikan para pundit. Seperti apa yang dialami Liverpool di Grup E Liga Champions. Diprediksi bakal melangkah mulus, nasib mereka masih harus ditentukan pada laga terakhir.

The Reds memang menempati puncak klasemen grup. Namun, jarak poin dengan peringkat 2 Sevilla dan Spartak Moscow di posisi 3 tidak terlalu jauh. Liverpool memiliki nilai 9, Sevilla (8), dan Spartak (6). Nasib serta masa depan Liverpool dan Juergen Klopp akan ditentukan saat mereka menjamu Spartak di Stadion Anfield, Kamis (7/12/2017) dini hari nanti. Kalah, berarti Liverpool harus tersingkir dan bermain di kasta kedua Eropa, Europa League.

"Mungkin sedikit tekanan, tapi saya pikir di sepakbola selalu mendapat tekanan sebelum pertandingan. Mungkin ini final untuk Spartak dan kami. Kami juga bisa memenangkan sesuatu. Kami bisa menyelesaikan puncak grup. Kami hanya perlu fokus pada hal-hal positif," kata penjaga gawang Liverpool Loris Karius, dikutip ESPN.

Sejauh ini performa The Reds terus memperlihatkan tren positif. Setelah dibantai Tottenham Hotspur di Stadion Wembley (22/10/2017), Liverpool tak pernah tersentuh kekalahan. Dari delapan pertandingan, mereka mencatat 6 kemenangan dan 2 kali imbang. Bukan cuma menang, Jordan Henderson dkk juga tampil menyerang dengan menyarangkan 25 gol dan hanya kebobolan 6 gol. Hasil tersebut mengembalikan mereka ke jalur 4 besar Liga Primer sekaligus menjadi modal bertarung melawan Spartak.

Preview Liverpool vs Spartak Moscow: Atmosfer Final


Agresivitas Liverpool sejatinya bukan saja berkat penampilan Mohamed Salah yang menggila dengan produktivitasnya di daftar pencetak gol terbanyak, tapi juga kembalinya Sadio Mane dari cedera, dan mulai pulihnya naluri "membunuh" Roberto Firminho.

Selain itu, Klopp juga berani mengotak-atik formasi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Seperti saat bertandang ke Brighton and Hove Albion, arsitek tim berusia 50 tahun itu menggunakan formasi 3-4-2-1. Hasilnya, mereka mampu melesakkan lima gol ke gawang tuan rumah. Sementara saat menghadapi Stoke City, Klopp bermain dengan 4-3-2-1 dan berhasil melesakkan tiga gol. Formasi ini berbeda saat mereka menahan imbang Chelsea 1-1, di mana mantan pelatih Borussia Dortmund itu menggunakan 4-1-4-1 yang menjadi standar permainan The Reds.

Namun, tak berarti Liverpool boleh berkacak pinggang saat menjamu Spartak. Dari lima pertandingan yang di jalani pada Liga Champions, Liverpool hanya meraih dua kemenangan, itu pun melawan Maribor. Sisanya, melawan Sevilla, mereka bermain imbang 3-3 dan 2-2 dan 1-1 saat bertandang ke Spartak.

Barisan belakang juga menjadi perhatian karena mereka seperti kesulitan mencatatkan hasil clean sheets, bahkan saat mereka sudah unggul. Lihat saja saat menghadapi Sevilla. Pada leg kedua, sempat leading 3-0 pada babak pertama The Reds kemudian bobol tiga gol pada paruh kedua. Sementara pada leg pertama Liverpool sudah unggul 2-1, tapi harus puas dengan imbang setelah kebobolan pada menit ke-72.

Belum lagi Klopp harus bersiap dengan absennya Joel Matip yang mengalami cedera otot paha sehingga dipastikan tidak bisa tampil melawan anak asuh Massimo Carrera. Absennya, Matip dikhawatirkan bisa membuat lini belakang The Reds berlubang. "Matip mengalami masalah pada ototnya. Saya tidak tahu berapa lama akan absen. Namun, saya bisa mengonfirmasi Matip tidak akan bermain pada Rabu. Kami harus menunggu karena mungkin pemulihan berlangsung lebih cepat," ujar Klopp.

Preview Liverpool vs Spartak Moscow: Atmosfer Final
(amm)
Berita Terkait
Babak Belur! Liverpool...
Babak Belur! Liverpool Tak Berkutik Kena Bantai Napoli 4-1
Catatan Menyedihkan...
Catatan Menyedihkan Liverpool di Final Liga Champions 2022
Dramatis! Gol Menit...
Dramatis! Gol Menit Akhir Joel Matip Menangkan Liverpool Atas Ajax
Sundulan Allison Bawa...
Sundulan Allison Bawa Liverpool Menang Halus 2-1 Atas WBAs
Perpanjang Derita Liverpool,...
Perpanjang Derita Liverpool, Real Madrid Juara Liga Champions 2021/2022
Klopp Sedih Anfield...
Klopp Sedih Anfield Kosong di Malam Liga Champions
Berita Terkini
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
1 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
5 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
6 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
7 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
15 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved