Mourinho Jadikan Bournemouth Ajang Pelampiasan

Rabu, 13 Desember 2017 - 01:13 WIB
Mourinho Jadikan Bournemouth...
Mourinho Jadikan Bournemouth Ajang Pelampiasan
A A A
MANCHESTER - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah meminta klarifikasi Manchester United dan Manchester City atas insiden keributan yang terjadi di lorong atau tepatnya di ruang ganti Stadion Old Trafford, Minggu (10/12/2017). Keributan yang melibatkan pemain dan staf pelatih dari dua kesebelasan ini telah melukai setidaknya puluhan orang dalam kejadian tersebut.

Keributan ini terjadi setelah laga derby Manchester yang berakhir untuk kemenangan City dengan skor 1-2. Dari beberapa laporan menyebut jika Jose Mourinho dan staf pelatih Setan Merah bereaksi terhadap perayaan kemenangan yang terkesan berlebihan.

Mourinho sempat melayangkan teguran ke pemain City, namun upayanya tersebut malah mendapat tindakan yang kurang sopan. Dari laporan Soccerway, Rabu (13/12), Mourinho terkena lemparan botol. Itulah yang memicu keributan terjadi.

Jelang laga melawan AFC Bournemouth di Old Trafford, Kamis (14/12/2017) dini hari WIB, Mourinho mengklarifikasi terkait insiden yang terjadi di lorong. "Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah itu hanya masalah keragaman. Keragaman dalam perilaku, dan keragaman dalam pendidikan. Tidak lebih dari itu, hanya itu yang akan saya katakan."

Insiden keributan yang terjadi di Old Trafford bisa dikatakan bukan kali pertama terjadi. Pada bulan Oktober 2004, pelatih fenomenal Sir Alex Ferguson pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan ketika memimpin anak asuhnya bertanding melawan Arsenal.

Saat itu, Ferguson terkena pizza yang dilemparkan oleh Cesc Fabregas. Insiden itu pun dikenal dengan julukan "The Battle of the Buffet."

Kendati demikian, Mourinho tidak ingin terlalu lama terjebak dalam kesedihan. Karena itu, dia berharap para pemain bisa melampiaskan kekecewaan atas kekalahan melawan City saat mereka menjamu Bournemouth.

"Seperti biasa ketika Anda kalah, Anda mungkin memiliki sedikit keinginan untuk menang. Tidak ada yang mau kalah satu atau dua kali, saya pikir itu adalah sesuatu yang dimiliki setiap tim di dunia. Bila Anda kalah, Anda ingin memenangkan pertandingan berikutnya - Anda memiliki keinginan yang lebih baik. Motivasi didasarkan pada kami ingin selalu menang sepanjang waktu.
(sha)
Berita Terkait
Permalukan Leicester...
Permalukan Leicester City, Manchester United Ukir Tiga Kemenangan Beruntun
Debut Manis Haaland,...
Debut Manis Haaland, Manchester City Gasak West Ham United
Manchester United The...
Manchester United The Comeback Kings
Klasemen Liga Inggris...
Klasemen Liga Inggris usai Arsenal Digebuk Manchester United
Preview Newcastle United...
Preview Newcastle United vs Manchester United: Berburu Tiket Liga Champions
Ronaldo Siap Jadi Starter...
Ronaldo Siap Jadi Starter saat Manchester United Jamu Newcastle
Berita Terkini
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
4 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
6 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
6 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
10 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
11 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
14 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel akan...
Militer Israel akan Jadikan Tepi Barat seperti Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved