Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Gagal Gabung PSIS
Rabu, 20 Desember 2017 - 19:13 WIB
Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Gagal Gabung PSIS
A
A
A
SEMARANG - Dua mantan penggawa Timnas Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Saefullah dan Indra Permana gagal bersaing memperebutkan posisi di tim PSIS. Keduanya langsung terdepak dalam seleksi pemain PSIS yang digelar di Lapangan Terang Bangsa, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/12/2017).
Tak hanya dua eks Timnas U-19, mantan winger Arema FC Antony Putro juga tersingkir dari seleksi skuad Mahesa Jenar. Pelatih PSIS Subangkit mengatakan, mereka belum memenuhi kriteria sesuai kebutuhan yang diinginkan.
"Kami masih butuh tambahan striker lokal, karena di pos itu baru ada Hari Nur dan Aldaier. Namun kalau Muchlis sepertinya belum kriteria yang saya inginkan," kata Subangkit di Semarang, Rabu (20/12/2017).
Sementara, Indra Permana yang juga merupakan eks pemain Sriwijaya FC dinilai Subangkit dinilai masih di bawah level dua stopper yang sudah dimiliki PSIS saat ini, yakni Rio Saputro dan Haudi Abdillah. Selain Indra, Subangkit juga tidak merekomendasikan mantan stopper Mitra Kukar, Herwin Tri Saputra.
"Indra dan Herwin masih selevel dengan Rio dan Haudi. Saya ingin pemain yang levelnya di atas mereka, karena nantinya di posisi itu (bek tengah) juga ada pemain asing," ungkapnya.
Sebelumnya, manajemen PSIS telah mencapai kesepakatan dengan empat pemain. Dua di antaranya merupakan punggawa lawas, Haudi Abdillah dan Hari Nur Yulianto dan dua pemain Persibat Batang, kiper Sendri Johansyah dan Hapidin. Sehingga sampai hari ini, sudah 14 pemain yang telah diikat Mahesa Jenar untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan.
Tak hanya dua eks Timnas U-19, mantan winger Arema FC Antony Putro juga tersingkir dari seleksi skuad Mahesa Jenar. Pelatih PSIS Subangkit mengatakan, mereka belum memenuhi kriteria sesuai kebutuhan yang diinginkan.
"Kami masih butuh tambahan striker lokal, karena di pos itu baru ada Hari Nur dan Aldaier. Namun kalau Muchlis sepertinya belum kriteria yang saya inginkan," kata Subangkit di Semarang, Rabu (20/12/2017).
Sementara, Indra Permana yang juga merupakan eks pemain Sriwijaya FC dinilai Subangkit dinilai masih di bawah level dua stopper yang sudah dimiliki PSIS saat ini, yakni Rio Saputro dan Haudi Abdillah. Selain Indra, Subangkit juga tidak merekomendasikan mantan stopper Mitra Kukar, Herwin Tri Saputra.
"Indra dan Herwin masih selevel dengan Rio dan Haudi. Saya ingin pemain yang levelnya di atas mereka, karena nantinya di posisi itu (bek tengah) juga ada pemain asing," ungkapnya.
Sebelumnya, manajemen PSIS telah mencapai kesepakatan dengan empat pemain. Dua di antaranya merupakan punggawa lawas, Haudi Abdillah dan Hari Nur Yulianto dan dua pemain Persibat Batang, kiper Sendri Johansyah dan Hapidin. Sehingga sampai hari ini, sudah 14 pemain yang telah diikat Mahesa Jenar untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan.
(nug)