Balotelli: Terlalu Sulit untuk Pulang ke AC Milan
Kamis, 21 Desember 2017 - 11:19 WIB
Balotelli: Terlalu Sulit untuk Pulang ke AC Milan
A
A
A
MILAN - Kontrak Mario Balotelli dengan OGC Nice akan berakhir pada musim panas 2018. Sejauh ini pembahasan kontrak baru masih menemui jalan buntu sebab Nice dikabarkan tak sanggup memenuhi permintaan gaji yang diinginkan sang pemain.
Karena itu Balotelli mulai dikaitkan dengan sejumlah klub termasuk AC Milan. Menurut rumor yang beredar, Balotelli akan hengkang pada bursa transfer Januari 2018 mendatang.
Namun kabar itu dibantah oleh yang bersangkutan. Striker 27 tahun tersebut memang ingin pulang ke kota Milan, namun bukan untuk bermain di skuat asuhan Gennaro Gattuso.
"Saya mencintai Milan. Namun saya tak ingin kembali ke sana sebab mereka sedang mengalami masa-masa sulit. Saya tak ingin diperlakukan sebagai penyelamat, atau kemudian dipandang sebagai penyebab dari semua hasil buruk yang mereka terima. Saya tak ingin disalahkan atas hal-hal yang tidak saya lakukan. Bagi saya, itu terlalu beresiko," ucap Balotelli pada Sky Sport Italia.
Balotelli hanya prihatin dengan nasib para pemain Milan yang sedang menjalani hukuman ritiro. Sebab skuat I Rossoneri jadi tidak memiliki waktu libur jelang hari raya natal. Hukuman itu sendiri ditujukan agar para pemain lebih kompak dan punya chemistry yang kuat ketika berada di arena pertandingan. (Baca juga: Amarah Gattuso Rusak Momen Perayaan Natal di AC Milan )
"Saya hanya ingin mengunjungi rekan-rekan yang ada di sana. Saya dapat kabar dari Ignazio Abate (soal hukuman ritiro), namun saya tak boleh pergi kesana. Mereka tidak membiarkan orang dari luar untuk masuk. Ini memang mengecewakan sebab saya hanya ingin memberi hormat pada mantan rekan satu tim di Milan," ucap Balotelli.
Hubungan Balotelli dengan Milan memang bisa dibilang spesial. Sebab pria kebangsaan Italia tersebut merupakan seorang suporter Milan sejati. Balotelli mengakui hal ini ketika dirinya masih berada di Inter Milan yang jelas-jelas merupakan musuh abadi dari skuat AC Milan.
Pemain yang dikenal dengan julukan Super Mario tersebut juga sempat membela Milan dari Januari 2013 sampai Agustus 2014. Setelah itu ia pindah ke Liverpool, lalu kembali lagi ke Milan pada musim 2015/2016 sebagai pemain pinjaman.
Karena itu Balotelli mulai dikaitkan dengan sejumlah klub termasuk AC Milan. Menurut rumor yang beredar, Balotelli akan hengkang pada bursa transfer Januari 2018 mendatang.
Namun kabar itu dibantah oleh yang bersangkutan. Striker 27 tahun tersebut memang ingin pulang ke kota Milan, namun bukan untuk bermain di skuat asuhan Gennaro Gattuso.
"Saya mencintai Milan. Namun saya tak ingin kembali ke sana sebab mereka sedang mengalami masa-masa sulit. Saya tak ingin diperlakukan sebagai penyelamat, atau kemudian dipandang sebagai penyebab dari semua hasil buruk yang mereka terima. Saya tak ingin disalahkan atas hal-hal yang tidak saya lakukan. Bagi saya, itu terlalu beresiko," ucap Balotelli pada Sky Sport Italia.
Balotelli hanya prihatin dengan nasib para pemain Milan yang sedang menjalani hukuman ritiro. Sebab skuat I Rossoneri jadi tidak memiliki waktu libur jelang hari raya natal. Hukuman itu sendiri ditujukan agar para pemain lebih kompak dan punya chemistry yang kuat ketika berada di arena pertandingan. (Baca juga: Amarah Gattuso Rusak Momen Perayaan Natal di AC Milan )
"Saya hanya ingin mengunjungi rekan-rekan yang ada di sana. Saya dapat kabar dari Ignazio Abate (soal hukuman ritiro), namun saya tak boleh pergi kesana. Mereka tidak membiarkan orang dari luar untuk masuk. Ini memang mengecewakan sebab saya hanya ingin memberi hormat pada mantan rekan satu tim di Milan," ucap Balotelli.
Hubungan Balotelli dengan Milan memang bisa dibilang spesial. Sebab pria kebangsaan Italia tersebut merupakan seorang suporter Milan sejati. Balotelli mengakui hal ini ketika dirinya masih berada di Inter Milan yang jelas-jelas merupakan musuh abadi dari skuat AC Milan.
Pemain yang dikenal dengan julukan Super Mario tersebut juga sempat membela Milan dari Januari 2013 sampai Agustus 2014. Setelah itu ia pindah ke Liverpool, lalu kembali lagi ke Milan pada musim 2015/2016 sebagai pemain pinjaman.
(bep)