Johanna Konta Jadi Korban Keganasan Australia Terbuka 2018

Kamis, 18 Januari 2018 - 09:43 WIB
Johanna Konta Jadi Korban...
Johanna Konta Jadi Korban Keganasan Australia Terbuka 2018
A A A
MELBOURNE - Peringkat tinggi dan jam terbang mumpuni tak jadi jaminan akan melenggang mudah ke babak demi babak di ajang grand slam. Buktinya, Johanna Konta yang ada di peringkat 10 dunia jadi korban keganasan Australia Terbuka 2018.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan 2, Melbourne Park, Kamis (18/1/2018), Konta secara mengejutkan disingkirkan petenis asal Amerika Serikat Bernarda Pera. Melawan petenis yang peringkatnya ada di posisi 123 dunia, unggulan kesembilan itu kalah dua set langsung 4-6, 5-7.
Johanna Konta Jadi Korban Keganasan Australia Terbuka 2018

Kemenangan Pera ini terbilang luar biasa dan anugerah buatnya. Sebab di kualifikasi Pera sebetulnya sudah kalah dan tak punya masuk ke babak utama. Namun, karena petenis Rusia Margarita Gasparyan mengalami cedera, Pera yang menggantikan posisi tersebut.

Hasilnya sungguh mengagumkan. Ini adalah debut Pera tampil di Australia Terbuka dan grand slam. Sekarang petenis berusia 16 tahun itu menjadi petenis keempat AS yang tersisa di babak kedua. Jumlah ini paling sedikit dibandingkan 2011 lalu.



(bbk)
Berita Terkini
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
3 menit yang lalu
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
53 menit yang lalu
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
1 jam yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: Laga Tak Seimbang di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
3 jam yang lalu
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved