Jerman Siap Bantu Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Indonesia

Sabtu, 31 Maret 2018 - 14:49 WIB
Jerman Siap Bantu Pembinaan...
Jerman Siap Bantu Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pembinaan usia dini yang menjadi salah satu fokus PSSI mendapat perhatian raksasa sepak bola dunia Jerman. DFB, Federasi sepak bola Jerman, menyatakan siap membantu Indonesia dalam mengembangkan talenta-talenta sepak bola melalui grassroot football development.

Kesiapan Jerman terlibat dalam pembinaan usia dini disampaikan Sekretaris Jenderal DFB dr Friedrich Curtius dalam workshop yang bertema 'Sport and Development' di Frankfurt, Kamis (29/3/2018). Salah satu yang menjadi pertimbangan DFB terlibat yakni Indonesia dinilai sebagai negara potensial di cabang sepak bola dan bulu tangkis.

Sekjen PSSI Ratu Tisha mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut kedua pihak menjajaki potensi kerja sama pada bidang pendidikan pelatih dan pembinaan usia dini. Khusus untuk grassroot football development difokuskan pada pengembangan karakter anak-anak melalui sepak bola. "Kita jajaki kerja sama dengan DFB. Objektifnya untuk pengembangan karakter anak-anak melalui sepak bola, edukasi anak-anak akan respect, discipline, fair play, dan unity. Ini didukung potensi kerja sama antara Pemerintah Jerman dan Indonesia," kata Tisha.

Sekjen DFB dr Friedrich Curtius menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan PSSI untuk pengembangan sepak bola. Apalagi, Indonesia sangat potensial dalam pembinaan sepak bola. Workshop bertajuk 'Sport and Development' yang digelar DFB, menurut dia, sangat bagus untuk melihat bagaimana secara intensif dan penuh semangat, para ahli dari berbagai negara bekerja sama dengan tujuan mengembangkan konsep berkelanjutan.

"Sejauh ini sekitar 250.000 anak-anak dan remaja di 17 negara di seluruh dunia telah mendapatkan manfaat dari langkah olahraga Jerman untuk pembangunan yang dilakukan. Pemerintah Federal Jerman dan DFB merupakan mitra penting bagi keberhasilan langkah ini. Seperti nanti di Indonesia, dengan bantuan lewat sepak bola bisa memperbaiki kondisi yang ada," ujar Friedrich Curtius.
(amm)
Berita Terkait
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Revolusi PSSI, GSR Kembali...
Revolusi PSSI, GSR Kembali Gelar Aksi Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
1 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
3 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
3 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
8 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved