Kalahkan Jusraga, CNN Rebut Gelar Ibbanmas 2018
Jum'at, 11 Mei 2018 - 10:34 WIB
Kalahkan Jusraga, CNN Rebut Gelar Ibbanmas 2018
A
A
A
JAKARTA - Tim basket CNN Detik Transvision sukses menjadi juara ajang Invitasi Bola Basket Antar Media Nasional (IBBAMNAS) 2018. Pada partai final di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Kamis (10/5/2018), CNN sukses mengalahkan Jusraga 57-36.
“Strategi menyerang sejak awal berjalan dengan baik. Anak-anak mengikuti arahan dan bermain dengan kompak. Itulah kunci kemenangan kami,” ujar pelatih CNN Detik Transvision, Ismael usai berlaga.
Dia menambahkan, kunci sukses juga dibarengi rebound di zona pertahanan lawan yang menjatuhkan mental lawan. “Keuntungan kami selain bermain cepat, juga rebound dari pemain big men yang membuat mental lawan terkoreksi,” imbuhnya.
Sementara itu untuk posisi 3-4, SCTV Emtek akhirnya meraih kemenangan atas Mahaka Media 47-34. “Kunci kemenangan adalah pola pertahanan dan tetap agresif. Memaksa lawan untuk melakukan kesalahan hingga melakukan turn over. Mematikan beberapa pemain kunci lawan ternyata berjalan maksimal,” ujar pelatih SCTV Emtek, Zainuri. Dia menambahkan, kesalahan dari sistem bertahan SCTV sempat terbuka menyusul banyaknya turn over. “Anak-anak diinstruksukan untuk lebih tenang dalam menyerang dan agresif saat bertahan,” katanya.
Ketua Panpel Ibbamnas 2018, Hermansyah memberikan apresiasi kepada CNN Detik Transvision dan Jusraga yang sudah bermain dengan mengedepankan sportivitas serta atraktif. “Selamat bagi CNN yang menjadi juara baru. Semoga pembudayaan olahraga di kalangan jurnalis akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga kebugaran dari masing-masing individunya dapat meningkatkan produktifitas kerja,” ujar Hermansyah.
Lebih jauh Hermansyah menilai, ajang Ibbamnas dari tahun ke tahun selalu meningkat kualitasnya. Untuk itu diharapkan kompetisi Ibbamnas terus berlanjut hingga memunculkan juara-juara baru lagi. Ajang basket antar media ini ditutup resmi oleh Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta.
“Strategi menyerang sejak awal berjalan dengan baik. Anak-anak mengikuti arahan dan bermain dengan kompak. Itulah kunci kemenangan kami,” ujar pelatih CNN Detik Transvision, Ismael usai berlaga.
Dia menambahkan, kunci sukses juga dibarengi rebound di zona pertahanan lawan yang menjatuhkan mental lawan. “Keuntungan kami selain bermain cepat, juga rebound dari pemain big men yang membuat mental lawan terkoreksi,” imbuhnya.
Sementara itu untuk posisi 3-4, SCTV Emtek akhirnya meraih kemenangan atas Mahaka Media 47-34. “Kunci kemenangan adalah pola pertahanan dan tetap agresif. Memaksa lawan untuk melakukan kesalahan hingga melakukan turn over. Mematikan beberapa pemain kunci lawan ternyata berjalan maksimal,” ujar pelatih SCTV Emtek, Zainuri. Dia menambahkan, kesalahan dari sistem bertahan SCTV sempat terbuka menyusul banyaknya turn over. “Anak-anak diinstruksukan untuk lebih tenang dalam menyerang dan agresif saat bertahan,” katanya.
Ketua Panpel Ibbamnas 2018, Hermansyah memberikan apresiasi kepada CNN Detik Transvision dan Jusraga yang sudah bermain dengan mengedepankan sportivitas serta atraktif. “Selamat bagi CNN yang menjadi juara baru. Semoga pembudayaan olahraga di kalangan jurnalis akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga kebugaran dari masing-masing individunya dapat meningkatkan produktifitas kerja,” ujar Hermansyah.
Lebih jauh Hermansyah menilai, ajang Ibbamnas dari tahun ke tahun selalu meningkat kualitasnya. Untuk itu diharapkan kompetisi Ibbamnas terus berlanjut hingga memunculkan juara-juara baru lagi. Ajang basket antar media ini ditutup resmi oleh Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta.
(bbk)