Kata Dovizioso, Jangan Bandingkan Rossi dengan Lorenzo

Kamis, 31 Mei 2018 - 00:01 WIB
Kata Dovizioso, Jangan...
Kata Dovizioso, Jangan Bandingkan Rossi dengan Lorenzo
A A A
MUGELLO - Kutukan apa hingga pembalap tim Yamaha kesulitan untuk menaklukan motor Desmosedici saat mereka hijrah ke Ducati Corse. Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo merupakan juara dunia yang gagal beradaptasi dengan kuda besi milik tim yang bermarkas di Borgo Panilgale, Bologna, Italia.

Rossi lebih dulu merasakan kegagalan terparah dalam kariernya ketika berada di tim Ducati. Selama dua musim (2011-2012) menunggangi motor Desmosedici, pembalap berjuluk The Doctor ini tak pernah berdiri gagah di podium pertama.

Nasib serupa juga dialami Lorenzo pada debutnya bersama Ducati pada 2017. Juara dunia tiga kali itu tak pernah memenangkan balapan. Bahkan hingga lima balapan di tahun 2018, X-Fuera belum mengakhiri puasa kemenangannya.

Melihat rapor merah tersebut, Dovizioso enggan untuk membandingkan dua pembalap hebat tersebut. Menurutnya, sulit untuk membeberkan masalah yang dihadapi Rossi maupun Lorenzo selama menunggangi kuda besi Desmosedici.

"Saya pikir ketika Valentino tiba di Ducati, situasinya berbeda, dan motornya sangat khusus. Saya tidak ingin mengatakan bahwa itu tidak kompetitif, karena Casey Stoner memenangkan perlombaan dengan itu. Tapi itu adalah motor yang sangat jauh dari apa yang kita miliki hari ini di Ducati," kata Dovizioso seperti dikutip dari Autosport, Rabu (30/5/2018).

"Untuk alasan ini kita harus membedakan antara situasi Valentino dan Jorge. Ducati sekarang kompetitif, sangat cepat, dan para pengendara melakukannya dengan baik. Ini tidak seperti ketika Stoner berada di tim. Karena dia (Stoner) adalah satu-satunya yang bisa sukses dan menjadi cepat," sambung Dovizioso.

Kegagalan Lorenzo beradaptasi dengan motor Ducati juga disayangkan CEO Ducati Claudio Domenicali. Dia menyatakan penyesalannya bahwa tugas Lorenzo dengan pabrikan belum berhasil.

"Lorenzo adalah pembalap hebat yang belum berhasil mendapatkan yang terbaik dari motor kami, motor yang memiliki kekuatan besar, dan beberapa kelemahan. Sayangnya baik dia maupun para teknisi tidak berhasil memanfaatkan bakatnya. Ini sedikit kepahitan yang tersisa," sahut Domenicali.
(nug)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
1 jam yang lalu
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
2 jam yang lalu
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
3 jam yang lalu
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
9 jam yang lalu
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved