Babak Baru dalam Kasus Doping Atlet Kenya

Sabtu, 16 Juni 2018 - 02:00 WIB
Babak Baru dalam Kasus...
Babak Baru dalam Kasus Doping Atlet Kenya
A A A
KINGSTON - Kasus doping yang mendera juara dunia lari 1500 meter asal Kenya, Asbel Kiprop, akhirnya memasuki babak baru. Kiprop bertekad untuk tidak melanjutkan upaya hukum untuk keluar dari tuduhan doping.

Kiprop yang sudah tiga kali merebut gelar juara dunia mengaku menyerah atas kasus doping yang sedang menyandungnya. Dia mengambil langkah tersebut setelah merasa tidak mendapat dukungan dari pihak lain.

"Saya telah menghentikan perjuangan untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah. Bukan karena saya melakukan pelanggaran doping, tetapi karena hal lain," kata Kiprop, dikutip Inside The Games.

"Saya tidak punya uang untuk mendatangkan ahli hukum atau dokter yang memenuhi syarat untuk mengemukakan pendapat mereka terkait kasus saya. Saya miskin untuk hal-hal seperti itu, tetapi saya cukup kaya untuk urusan bicara kebenaran,"

"Saya tidak menggunakan doping. Kalaupun ditemukan zat terlarang dalam sampel urin saya, hal itu bukan sesuatu yang bertujuan untuk kecurangan," kata Kiprop.

Pelari 28 tahun itu terbukti menggunakan doping pada tes di yang berlangsung November 2017. Namun, bukan memanggil pengacara, Kiprop justru memberikan uang dalam jumlah yang tidak disebutkan kepada para petugas penguji sampelnya.

Kiprop didakwa atas tuduhan penggunaan obat terlarang dan upaya melakukan suap untuk menutupi sampel positifnya. Namun, dalam persidangan beberapa waktu lalu Kiprop membantah memberi suap.

"Saya tidak tahu uang itu termasuk suap. Saya hanya memberikan kepada petugas penguji sampel dengan tujuan untuk teh dan bensin mereka," kata Kiprop.

Sekadar informasi, setiap atlet profesional akan diuji sampel urin dan darah sebelum serta sesudah tampil di suatu kompetisi. Nantinya, sampel itu akan diuji apakah mengandung zat terlarang yang ada dalam daftar WADA.
(bbk)
Berita Terkait
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Positif Doping, Atlet...
Positif Doping, Atlet Sepeda Prancis Dihukum Empat Tahun
Sejarah Baru, Menpora...
Sejarah Baru, Menpora dan Kemenkes Berencana Bangun Laboratorium Anti Doping
Hantu Tes Doping Bagi...
Hantu Tes Doping Bagi Para Atlet, Berkaca dari Kasus Iannone
Dukung Atlet Berprestasi,...
Dukung Atlet Berprestasi, Wapres Resmikan Lab Doping dan Sentra Latihan Unesa
5 Jenis Doping Petinju...
5 Jenis Doping Petinju Top Dunia yang Guncang Ring Tinju
Berita Terkini
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
4 jam yang lalu
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
5 jam yang lalu
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
6 jam yang lalu
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
9 jam yang lalu
Masih 0 Poin, Kenapa...
Masih 0 Poin, Kenapa Senegal dan Irak Belum Tersingkir dari Piala Dunia 2026?
10 jam yang lalu
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved