Kalah Akibat VAR, Staf Iran Masuk Rumah Sakit

Sabtu, 23 Juni 2018 - 22:01 WIB
Kalah Akibat VAR, Staf...
Kalah Akibat VAR, Staf Iran Masuk Rumah Sakit
A A A
KAZAN - Setelah Iran kalah 0-1 dari Spanyol pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2018, Pelatih Iran, Carlos Queiroz mengkonfirmasi kepada jurnalis bahwa seorang staf di timnya telah dibawa ke rumah sakit.

Carlos Queiroz tampak emosi saat menghadapi Spanyol dalam laga tersebut. Dia menilai bahwa keputusan wasit yang memimpin pertandingan itu kerap menguntungkan Spanyol. Queiroz begitu marah dan bahkan menghampiri bek Spanyol Sergio Ramos di babak pertama karena menilai pemain tersebut kasar. Dia juga terlihat perang mulut dengan Ramos di laga tersebut.

Tapi yang paling membuatnya marah adalah gol yang dicetak tim Iran dianulir oleh wasit setelah melihat tayangan ulang dari VAR (video assiten wasit).

Pelatih Iran berbagi dengan media bahwa seorang anggota stafnya telah dibawa ke rumah sakit. Keputusan wasit menganulir gol Iran itu menyebabkan staf tersebut mengalami gangguan kesehatan. Tak dijelaskan lebih jauh gangguan yang diidap stafnya.
Kalah Akibat VAR, Staf Iran Masuk Rumah Sakit

Sebelum kejadian tersebut, Iran masih tertinggal 0-1 dan berhasil mencetak gol di menit ke-62 melalui sepakan Saeid Ezzatollahi. Sialnya gol tersebut dianulir setelah wasit yang memimpin pertandingan melihat tayangan ulang dan pemain tersebut dinyatakan berada dalam posisi offside. Hingga peluit dibunyikan tanda akhir laga, kedudukan bertahan dengan kemenangan untuk Spanyol.

"Kami lebih prihatin karena salah satu anggota staf kami mengalami gangguan kesehatan setelah keputusan VAR," kata Queiroz dikutip dari as.com. "Dia pergi ke rumah sakit. Kami berharap semuanya akan baik-baik saja. Doa kami mengiringi langkahnya saat ini."

Setelah beberapa jam melakukan pengcekan di rumah sakit, belakangan diketahui bahwa orang tersebut bernama Mohsen Mogamedkia. Dia merupakan departemen pers Iran. Dia melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit tersebut. Kemudian, dia diberi izin untuk pulang dan kembali ke kamp pelatihan Iran.
(sha)
Berita Terkait
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Gunduli Republik Ceko,...
Gunduli Republik Ceko, Italia Tak Terkalahkan Sejak September 2018
Spanyol dan Portugal...
Spanyol dan Portugal Sepakat Berkolaborasi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Pedri, Matador Muda...
Pedri, Matador Muda Masa Depan Timnas Spanyol
Dipuji Enrique, Masa...
Dipuji Enrique, Masa Depan Adama Traore di Timnas Spanyol Cerah
Blunder De Gea Berujung...
Blunder De Gea Berujung Kekalahan Spanyol, Enrique Pasang Badan
Berita Terkini
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
2 jam yang lalu
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
4 jam yang lalu
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Harry Kane Bantah Rumor...
Harry Kane Bantah Rumor Konflik Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
7 jam yang lalu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
9 jam yang lalu
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved