Tekuk Der Panzer, Korea Selatan Merasakan Seperti Juara

Jum'at, 29 Juni 2018 - 18:30 WIB
Tekuk Der Panzer, Korea...
Tekuk Der Panzer, Korea Selatan Merasakan Seperti Juara
A A A
KAZAN - KEMENANGAN 2-0 atas Jerman membuat Korea Selatan semringah layaknya juara dunia. Meski hasil itu tidak mampu mengantar Taeguk Warriors lolos ke babak 16 besar, menaklukkan tim sekelas Jerman memberikan kebanggaan tersendiri.

Jerman merupakan salah satu tim paling sukses di kompetisi internasional. Anak asuh Joachim Loew tersebut berhasil meraih 4 gelar Piala Dunia (1954, 1974, 1990, 2014), 3 gelar Piala Eropa (1972, 1980, 1996), dan 1 Piala Konfederasi pada 2017. Sampai 7 Juni lalu, Jerman dinobatkan sebagai tim terbaik dalam peringkat FIFA. Namun, reputasi memukau itu sirna setelah Jerman dipermalukan Korea Selatan di Kazan Arena, Rabu (27/6) malam. Kekalahan dari tim peringkat 57 dunia itu juga menjegal langkah Jerman lolos dari fase grup. Atas kemenangan itu, Korea Selatan sangat bangga dan seakan telah menjuarai Piala Dunia.

Gol yang dicetak Kim Young-gwon pada menit ke-93 disambut sorak-sorai, loncatan, dan selebrasi membahana oleh punggawa, pelatih, pemain cadangan, hingga suporter. Gol kedua yang dicetak Son Heung-min pada menit ke-95 jauh lebih meriah. Para pemain cadangan bahkan berlari masuk ke lapangan sambil berteriak “goal !”. Kebahagiaan mereka begitu luar biasa. Kemenangan itu menjadi head line di banyak surat kabar Korea Selatan. Sebelumnya, para punggawa Korea Selatan dikeluhkan suporter di negaranya karena dianggap tampil lembek. “Kritik mereka membuat saya menjadi lebih baik dan bekerja keras,” kata Young-gwon, dikutip theguardian.com .

Golnya sempat dianulir wasit karena dianggap offside oleh hakim garis. Namun, wasit Mark Geigner asal Amerika Serikat kemudian menggunakan fasilitas video assistant referre (VAR). Dari tayangan ulang, terlihat jika bola sempat mengenai kaki Toni Kross yang berusaha memblok tendangan sehingga posisi Young-gwon dinilai onside . Heung-min yang memulai debut di Bundesliga di usia 17 tahun pada 2010 mengaku sudah lama memimpikan dapat melawan Jerman. Meski impiannya tercapai dengan hasil memuaskan, dia tetap kecewa karena tak mampu membawa timnya lolos ke fase gugur.

“Secara keseluruhan, kami memang tidak puas karena tidak mampu lolos ke babak selanjutnya. Kami akan pulang dengan rasa penyesalan. Namun, kami tidak akan menyerah dan harus menjadi lebih baik pada Piala Dunia berikutnya untuk menjadi juara,” ujar KAZAN - Kemenangan 2-0 atas Jerman membuat Korea Selatan semringah layaknya juara dunia. Meski hasil itu tidak mampu mengantar Taeguk Warriors lolos ke babak 16 besar, menaklukkan tim sekelas Jerman memberikan kebanggaan tersendiri.

Jerman merupakan salah satu tim paling sukses di kompetisi internasional. Anak asuh Joachim Loew tersebut berhasil meraih 4 gelar Piala Dunia (1954, 1974, 1990, 2014), 3 gelar Piala Eropa (1972, 1980, 1996), dan 1 Piala Konfederasi pada 2017. Sampai 7 Juni lalu, Jerman dinobatkan sebagai tim terbaik dalam peringkat FIFA. Namun, reputasi memukau itu sirna setelah Jerman dipermalukan Korea Selatan di Kazan Arena, Rabu (27/6) malam. Kekalahan dari tim peringkat 57 dunia itu juga menjegal langkah Jerman lolos dari fase grup. Atas kemenangan itu, Korea Selatan sangat bangga dan seakan telah menjuarai Piala Dunia.

Gol yang dicetak Kim Young-gwon pada menit ke-93 disambut sorak-sorai, loncatan, dan selebrasi membahana oleh punggawa, pelatih, pemain cadangan, hingga suporter. Gol kedua yang dicetak Son Heung-min pada menit ke-95 jauh lebih meriah. Para pemain cadangan bahkan berlari masuk ke lapangan sambil berteriak “goal !”. Kebahagiaan mereka begitu luar biasa. Kemenangan itu menjadi head line di banyak surat kabar Korea Selatan. Sebelumnya, para punggawa Korea Selatan dikeluhkan suporter di negaranya karena dianggap tampil lembek. “Kritik mereka membuat saya menjadi lebih baik dan bekerja keras,” kata Young-gwon, dikutip theguardian.com .

Golnya sempat dianulir wasit karena dianggap offside oleh hakim garis. Namun, wasit Mark Geigner asal Amerika Serikat kemudian menggunakan fasilitas video assistant referre (VAR). Dari tayangan ulang, terlihat jika bola sempat mengenai kaki Toni Kross yang berusaha memblok tendangan sehingga posisi Young-gwon dinilai onside . Heung-min yang memulai debut di Bundesliga di usia 17 tahun pada 2010 mengaku sudah lama memimpikan dapat melawan Jerman. Meski impiannya tercapai dengan hasil memuaskan, dia tetap kecewa karena tak mampu membawa timnya lolos ke fase gugur.

“Secara keseluruhan, kami memang tidak puas karena tidak mampu lolos ke babak selanjutnya. Kami akan pulang dengan rasa penyesalan. Namun, kami tidak akan menyerah dan harus menjadi lebih baik pada Piala Dunia berikutnya untuk menjadi juara,” ujar Heung-min.
(don)
Berita Terkait
Latihan Timnas U-17...
Latihan Timnas U-17 Jelang Laga Persahabatan Lawan Korea Selatan
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Korea di Piala Dunia 2026: Son Jadi Motor, Bek Muda Cho Wi-je Debut
Bungkam Korea Selatan,...
Bungkam Korea Selatan, Brazil Tantang Kroasia di Perempat Final Piala Dunia 2022
Brazil Menggila, Babak...
Brazil Menggila, Babak Pertama Bantai Korea Selatan 4-0
Hasil Korea Selatan...
Hasil Korea Selatan vs Ghana : The Black Stars Bungkam Taeguk Warriors 3-2
Hasil Brasil vs Korea...
Hasil Brasil vs Korea Selatan: Tim Samba Lolos ke Perempat Final, Wakil Asia Habis
Berita Terkini
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
9 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
14 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
16 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
17 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
17 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
19 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved