Kemenpora Bicara Nasib Fauzan Noor, Juara Dunia yang Terabaikan

Kamis, 19 Juli 2018 - 15:21 WIB
Kemenpora Bicara Nasib...
Kemenpora Bicara Nasib Fauzan Noor, Juara Dunia yang Terabaikan
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya bicara soal nasib Fauzan Noor, atlet asal Banjarmasin yang meraih gelar di Kejuaraan Dunia Karate Tradisional di Praha, Republik Ceko, Januari 2018 lalu.

Nama Fauzan mencuat setelah dianggap tidak seberuntung Lalu Muhammad Zohri, sprinter yang merebut gelar juara dunia 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia. Fauzan dibandingkan dengan Zohri dalam urusan penyambutan kedatangan dan pemberian bonus prestasi.

Fauzan Noor, 21 tahun, adalah karateka dari Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) yang memenangkan kejuaraan kumite (perkelahian) karate versi Internasional Traditional Federation (ITKF) di Ceko, awal tahun lalu. Meski meraih prestasi di level internasional, Fauzan tidak mendapat hadiah dari pemerintah.

Sekretaris Kemenpora, Gatot Dewa Broto dalam keterangan tertulis mengatakan bahwa apresiasi dalam bentuk materiil tidak secara otomatis diberikan pemerintah. Namun, setelah pemberitaan Fauzan santer di media massa, Kemenpora berjanji akan meninjau ulang mekanisme penganggaran dan pencairan bonus atlet berprestasi.

"Pemberitahuan pada pemerintah ini bukan berarti otomatis pemerintah akan menjamin pemberian bantuan anggaran, tetapi minimal negara turut bertanggung-jawab jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain itu, juga anggaran pemerintah terbatas," kata Gatot, dikutip SINDOnews, Kamis (19/7/2018).

"Pada Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2014 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga disebutkan di beberapa pasalnya tentang persyaratan yang harus dipenuhi. Namun demikian mengingat UU SKN pada Pasal 17 disebutkan: Ruang lingkup olahraga meliputi kegiatan: olahraga pendidikan; olahraga rekreasi; dan olahraga prestasi, maka tentu saja Kemenpora tidak melakukan diskriminasi meskipun sejauh ini regulasi yang ada masih lebih fokus mengatur pemberian penghargaan untuk olahraga prestasi," tulis Gatot.

Meski demikian, Kemenpora secara terbuka menyatakan minta maaf karena publik terlanjur menilai Fauzan Noor diabaikan sejak meraih gelar juara dunia di Republik Ceko awal tahun ini. Dalam pernyataan yang sama, Gatot mengatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan meninjau ulang dan memberikan apresiasi kepada Fauzan Noor.

"Atas keterlambatan pemberian apresiasi dan koordinasi pada Fauzan Noor ini Kemepora menyampaikan permohonan maaf," kata Gatot.
(nug)
Berita Terkait
Pengurus Kushin Ryu...
Pengurus Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia Resmi Dilantik, Nono Sampono: Mohon Dukungan dan Bimbingan
Aksi Karateka Bersaing...
Aksi Karateka Bersaing di Kejuaraan Piala Menpora 2022
Menpora Optimistis PON...
Menpora Optimistis PON XX Papua Lahirkan Atlet untuk Persiapan Olimpiade 2024
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Bidik Gelar di Kejuaraan...
Bidik Gelar di Kejuaraan Dunia, PB Shokaido Jaring Karateka Terbaik di Kejurnas 2022
Indonesia Target Juara...
Indonesia Target Juara Umum di Afro-Asia Traditional Karate Open 2020
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
54 menit yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
1 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
3 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
4 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved