Lolos ke Babak Kedua, Praveen Ingin Kalahkan Pasangan Inggris
Selasa, 11 September 2018 - 14:28 WIB
Lolos ke Babak Kedua, Praveen Ingin Kalahkan Pasangan Inggris
A
A
A
TOKYO - Praveen Jordan/Melati Daeva lolos ke babak kedua turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2018. Buat Praveen sendiri ini merupakan kesempatan emas untuk mengalahkan pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
Sementara itu pada laga babak pertama yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Selasa (11/9/2018), Praven/Melati tanpa mengalami kesulitan memulangkan Robin Tabeling/Cheryl Seinen. Praveen/Daeva menang dua game langsung 21-15, 22-20.
Meski menang stright game, Praven/Melati sempat dikejutkan dengan aksi Tabeling/Seinen di game kedua. Saat Praveen/Melati sudah unggul match point 18-16, justru balik tertinggal 18-20. Namun pada saat genting seperti ini, Praveen/Melati berhasil menguasai keadaan dan membuat setting menjadi 20-20.
"Saat itu kami berusaha untuk tenang, kami yakin juga akan bisa merebut game kedua. Penampilan kami memang belum in, ini adalah pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi agak kagok mainnya. Kami juga masih menyesuaikan diri dengan situasi lapangan, kami sudah punya gambaran untuk pertandingan selanjutnya," sebut Praveen dikutip Badmintonindonesia.
"Lawan memang pertahanannya lebih rapat di game kedua. Diserang tidak langsung 'mati'. Jadi pertandingan lebih ramai di game kedua," tambah Melati.
Di babak kedua, Praveen/Melati akan bertemu dengan Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Musuh bebuyutan buat Praven itu lolos ke babak kedua setelah menumbangkan Lu Kai/Chen Lu dari China dengan 21-18, 18-21, 21-16.
Praveen penasaran ingin menaklukkan pasangan suami istri tersebut. Pasalnya, delapan pertemuannya bersama tiga partner yang berbeda, Praveen masih belum bisa memetik kemenangan.
Saat berpasangan dengan Vita Marissa, skor pertemuan Praveen dengan Duo Adcock adalah 0-1. Dengan Debby Susanto, Praveen tercatat lima kali kalah. Sedangkan bersama Melati, Praveen dua kali kalah dalam dua pertemuan mereka.
"Kami sudah melakukan evaluasi. Maunya cari satu kemenangan dulu dari mereka supaya bisa lebih percaya diri. Mereka bagus di pola permainan no lob, memang harus tahan banget, Chris juga kidal, jangan sampai salah arah bola," tutur Praveen.
Sementara itu pada laga babak pertama yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Selasa (11/9/2018), Praven/Melati tanpa mengalami kesulitan memulangkan Robin Tabeling/Cheryl Seinen. Praveen/Daeva menang dua game langsung 21-15, 22-20.
Meski menang stright game, Praven/Melati sempat dikejutkan dengan aksi Tabeling/Seinen di game kedua. Saat Praveen/Melati sudah unggul match point 18-16, justru balik tertinggal 18-20. Namun pada saat genting seperti ini, Praveen/Melati berhasil menguasai keadaan dan membuat setting menjadi 20-20.
"Saat itu kami berusaha untuk tenang, kami yakin juga akan bisa merebut game kedua. Penampilan kami memang belum in, ini adalah pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi agak kagok mainnya. Kami juga masih menyesuaikan diri dengan situasi lapangan, kami sudah punya gambaran untuk pertandingan selanjutnya," sebut Praveen dikutip Badmintonindonesia.
"Lawan memang pertahanannya lebih rapat di game kedua. Diserang tidak langsung 'mati'. Jadi pertandingan lebih ramai di game kedua," tambah Melati.
Di babak kedua, Praveen/Melati akan bertemu dengan Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Musuh bebuyutan buat Praven itu lolos ke babak kedua setelah menumbangkan Lu Kai/Chen Lu dari China dengan 21-18, 18-21, 21-16.
Praveen penasaran ingin menaklukkan pasangan suami istri tersebut. Pasalnya, delapan pertemuannya bersama tiga partner yang berbeda, Praveen masih belum bisa memetik kemenangan.
Saat berpasangan dengan Vita Marissa, skor pertemuan Praveen dengan Duo Adcock adalah 0-1. Dengan Debby Susanto, Praveen tercatat lima kali kalah. Sedangkan bersama Melati, Praveen dua kali kalah dalam dua pertemuan mereka.
"Kami sudah melakukan evaluasi. Maunya cari satu kemenangan dulu dari mereka supaya bisa lebih percaya diri. Mereka bagus di pola permainan no lob, memang harus tahan banget, Chris juga kidal, jangan sampai salah arah bola," tutur Praveen.
(bbk)