Ini Komentar Ahsan/Hendra Lolos dari Hangan Pasangan Jepang
Rabu, 12 September 2018 - 14:07 WIB
Ini Komentar Ahsan/Hendra Lolos dari Hangan Pasangan Jepang
A
A
A
TOKYO - Lewat perjuangan keras akhirnya pasangan ganda putra senior Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan lolos ke babak kedua turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2018. Perlawanan tangguh jadi alasan Ahsan/Hendra harus mengerahkan semua kemampuannya mengandaskan perlawanan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Rabu (12/9/2018), sejak awal pertandingan kedua pasangan sudah beradu kemampuan. Angka ketat menjadi pemandangan pertandingan yang berakhir dengan durasi 63 menit.
Lewat pengalamannya, Ahsan/Hendra akhirnya bisa memenangkan duel yang berakhir dengan 21-17, 20-22, 21-17. "Lawan kami tidak mudah. Permainannya alot dari awal. Shuttlecock-nya juga berat. Di akhir-akhir kami hanya lebih maksa saja," kata Hendra kepada Badmintonindonesia.
"Pasangan Jepang ini ulet dan tidak mudah dimatikan. Smash saja harus sampai berkali-kali baru mati. Kami sudah siap capek. Untungnya di game ketiga kami bisa mendapat poin dari permainan tanpa reli panjang," beber Ahsan.
Dengan kemenangan ini di babak kedua Ahsan/Hendra akan bertemu dengan juara dunia 2018 asal China, Li Junhui/Liu Yuchen. Pasangan nomor dua dunia tersebut lolos ke babak berikutnya setelah menang atas
Chung Eui Seok/Kim Dukyoung (Korsel) dengan 21-15, 21-16.
Pertemuan Ahsan/Hendra dengan Junhui/Yuchen merupakan ulangan semifinal Piala Thomas 2018. Saat itu, Ahsan/Hendra kalah dari pasangan China tersebut.
"Lawannya berat juga ya, melawan juara dunia. Pastinya kami akan istirahat yang banyak malam ini. Supaya besok kami lebih siap, lebih bisa menikmati permainan dan mengeluarkan semua kemampuan kami," jelas Ahsan.
Bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Rabu (12/9/2018), sejak awal pertandingan kedua pasangan sudah beradu kemampuan. Angka ketat menjadi pemandangan pertandingan yang berakhir dengan durasi 63 menit.
Lewat pengalamannya, Ahsan/Hendra akhirnya bisa memenangkan duel yang berakhir dengan 21-17, 20-22, 21-17. "Lawan kami tidak mudah. Permainannya alot dari awal. Shuttlecock-nya juga berat. Di akhir-akhir kami hanya lebih maksa saja," kata Hendra kepada Badmintonindonesia.
"Pasangan Jepang ini ulet dan tidak mudah dimatikan. Smash saja harus sampai berkali-kali baru mati. Kami sudah siap capek. Untungnya di game ketiga kami bisa mendapat poin dari permainan tanpa reli panjang," beber Ahsan.
Dengan kemenangan ini di babak kedua Ahsan/Hendra akan bertemu dengan juara dunia 2018 asal China, Li Junhui/Liu Yuchen. Pasangan nomor dua dunia tersebut lolos ke babak berikutnya setelah menang atas
Chung Eui Seok/Kim Dukyoung (Korsel) dengan 21-15, 21-16.
Pertemuan Ahsan/Hendra dengan Junhui/Yuchen merupakan ulangan semifinal Piala Thomas 2018. Saat itu, Ahsan/Hendra kalah dari pasangan China tersebut.
"Lawannya berat juga ya, melawan juara dunia. Pastinya kami akan istirahat yang banyak malam ini. Supaya besok kami lebih siap, lebih bisa menikmati permainan dan mengeluarkan semua kemampuan kami," jelas Ahsan.
(bbk)