Bek Madrid Minta Segera Lupakan Ronaldo
Rabu, 03 Oktober 2018 - 21:46 WIB
Bek Madrid Minta Segera Lupakan Ronaldo
A
A
A
MADRID - Bek Real Madrid Nacho Fernandez minta rekan setimnya untuk segera melupakan Cristiano Ronaldo. Pemain bernam lengkap Jose Ignacio Fernandez Iglesias itu mengingatkan Madrid tidak bisa hidup di masa lalu dan harus segera melihat ke depan.
Madrid menelan kekalahan 0-1 dari CSKA Moscow pada laga kedua penyisihan Grup G Liga Champions 2018/2019 di Luzhniki Stadium, Rabu (3/10/2018) dini hari WIB. (Baca juga: Tidak Bikin Gol di Tiga Laga Beruntun, Bukti Madrid Butuh Ronaldo ).
Hasil itu membuat Madrid tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2007. Kondisi itu tidak pernah terjadi saat Cristiano Ronaldo masih bergabung dengan Los Blancos, sebelum ke Juventus.
"Cristiano (Ronaldo) memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid," kata Nacho. "Kami, para pemain, tidak bisa berbuat apa-apa. Itu keputusannya dan kami hanya bisa menghormatinya dan berterima kasih padanya atas apa yang telah dilakukannya untuk kami."
"Tapi, kami tidak bisa hidup di masa lalu atau berpikir apa yang akan dilakukan tim ini dengannya. Kami harus menatap ke depan."
Madrid menelan kekalahan 0-1 dari CSKA Moscow pada laga kedua penyisihan Grup G Liga Champions 2018/2019 di Luzhniki Stadium, Rabu (3/10/2018) dini hari WIB. (Baca juga: Tidak Bikin Gol di Tiga Laga Beruntun, Bukti Madrid Butuh Ronaldo ).
Hasil itu membuat Madrid tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2007. Kondisi itu tidak pernah terjadi saat Cristiano Ronaldo masih bergabung dengan Los Blancos, sebelum ke Juventus.
"Cristiano (Ronaldo) memutuskan untuk meninggalkan Real Madrid," kata Nacho. "Kami, para pemain, tidak bisa berbuat apa-apa. Itu keputusannya dan kami hanya bisa menghormatinya dan berterima kasih padanya atas apa yang telah dilakukannya untuk kami."
"Tapi, kami tidak bisa hidup di masa lalu atau berpikir apa yang akan dilakukan tim ini dengannya. Kami harus menatap ke depan."
(sha)