Peringkat Rifky dan Cokie Diyakini Naik Signifikan

Kamis, 08 November 2018 - 18:21 WIB
Peringkat Rifky dan...
Peringkat Rifky dan Cokie Diyakini Naik Signifikan
A A A
MADRID - Meski gagal merebut medali, dua karate Indonesia berpeluang besar naik peringkat dunianya karena berhasil lima kali tampil di Kejuaraan Dunia WKF di Madrid, Spanyol. Mereka adalah Cok Istri Agung Sanistyarani dan Rifky Ardiansyah Arrosyiid.

Cokie, panggilan Cok Istri Agung Sanistyarani misalnya, mampu lolos sampai babak perempat final kumite -55 kg putri pada pertandingan hari kedua, Rabu (7/11) waktu setempat. Pada babak pertama karateka peringkat 16 dunia itu menaklukkan karateka Selandia Baru Alison Oliver 6-3, pada babak kedua menundukkan andalan Israel Rotem Efroni 2-1, dan babak ketiga mengalahkan Jovana Georgieva asal Makedonia dengan skor 1-0. Bahkan, pada babak keempat dia tampil menggila dengan menghabisi karateka Slovakia Viktoria Semanikova 5-4.

Sayangnya pada babak perempat final, peraih medali perunggu Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu gagal memanfaatkan momentum kemenangan. Dia justru takluk di tangan karateka Jepang Sara Yamada dengan skor telak 0-4.

Padahal, andai bisa bertahan, bukan mustahil Cokie bisa memecahkan rekor medali perunggu kejuaraan dunia yang pernah dicatatkan Dony Dharmawan pada Kejuaraan Dunia WKF di Finlandia pada 2006.
Yang lebih sial lagi, langkah Yamada juga terhenti di babak semifinal setelah ditaklukkan karateka Polandia Dorota Banaszczyk dengan hantei setelah kedudukan 0-0. Alhasil, harapan Chokie mendapatkan babak repechage guna memperebutkan medali perunggu pun hilang seketika.

"Saya kurang beruntung karena karateka Jepang yang mengalahkan saya kalah hantei dari lawannya," ujar Cokie di Madrid.

Kondisi sama dialami peraih medali emas Asian Games 2018 Rifky Ardiansyah Arrosyiid. Pemilik peringkat 128 WKF itu juga gagal merebut medali kejuaraan dunia setelah menyerah pada pertandingan ketiga babak repechage kumite kelas -60 kg putra. Dia takluk di tangan karateka asal Latvia Kalvis Kalnins 0-2 dalam kondisi cedera kaki kanan.

Padahal, andai dia bisa menahan serangan Kalnins, bukan mustahil dia juga bisa menyamai prestasi perunggu Dony di Finlandia. Apalagi, dia hanya tinggal selangkah untuk bisa mewujudkan ambisi itu.

Sebelum itu, pada babak pertama repechage Rifky menang hanshoku atas karateka Kroasia Kristijan Lackovic dan menaklukkan karateka Inggris Cuba Parris.

Babak repechage Rifky sendiri didapatnya setelah menundukkan peringkat 5 dunia asal Brasil Douglas Brose pada babak kedua. Sayangnya, dia gagal memanfaatkan momentum setelah ditundukkan karateka Jepang Naoto Sago 1-6 yang akhirnya lolos ke final kelas -60 kg.

"Sebetulnya saya optimistis Rifky bisa merebut medali perunggu di kejuaraan dunia apabila mampu melewati karateka Latvia itu. Sebab, dia tinggal selangkah lagi mencapai itu. Tapi, karena lutut Rifky cedera, dia tak bisa lagi tampil bagus dan mengatasi ketertinggalan poin dari Kalnins," ujar Pelatih Kepala Syamsuddin yang mendampingi Rifky selama pertandingan.

Meski begitu, Syamsuddin yakin pencapaian Rifky itu akan mampu mengantrol peringkat dunianya yang saat ini 128 WKF. Apalagi, poin yang disediakan pada kejuaraan dunia itu merupakan yang tertinggi dari kejuaraan-kejuaraan WKF lainnya seperti WKF Premier League dan Seri A.

Terlebih, fakta telah menunjukkan setelah dia lima kali tampil di Kejuaraan WKF Seri A di Santiago, Chile, September lalu, peringkat dunia Rifky langsung melesat dari 329 WKF menjadi 128 WKF.

"Jadi, saya sangat yakin baik peringkat Cokie maupun Rifky akan naik signifikan dengan lima penampilan mereka di Madrid. Bahkan, bukan mustahil peringkat Rifky bisa langsung masuk 50 besar WKF. Tentunya ini akan menjadi bekal mendapatkan tiket ke Olimpiade 2020 Tokyo," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin mengatakan, untuk bisa tampil di Olimpiade 2020 Tokyo, karateka harus bisa masuk 100 besar dunia pada 2018. Sementara tahun depan, mereka harus lolos ke 50 besar dunia untuk mengamankan tiket Tokyo 2020.

Sementara itu, selain Rifky dan Cokie yang bertanding pada hari kedua kejuaraan dunia karate di Madrid, dua karateka Indonesia lain juga turut tampil. Mereka adalah Sandi Firmansyah (kumite -75 kg putra) dan Srunita Sari Sukatendel (kumite -50 kg putri). Namun, langkah mereka tidak seberuntung Cokie dan Rifky. Sandi kalah dari karateka 5 dunia asal Jepang Ken Nishimura 0-3 pada babak pertama, sementara Sari takluk di tangan karateka Aljazair Imane Taleb 0-5 pada babak kedua. Sebelumnya, pada babak pertama, Sari unggul atas karateka Bulgaria Kristina Svilenova 3-1.
(sha)
Berita Terkait
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Bidik Gelar di Kejuaraan...
Bidik Gelar di Kejuaraan Dunia, PB Shokaido Jaring Karateka Terbaik di Kejurnas 2022
Karate-Do Gojukai Palopo...
Karate-Do Gojukai Palopo dan Luwu Laksanakan Ujian Penurunan Kyu
Indonesia Target Juara...
Indonesia Target Juara Umum di Afro-Asia Traditional Karate Open 2020
Indonesia Ungguli Jepang,...
Indonesia Ungguli Jepang, Pimpin Klasemen Medali Karatedo International Championships 2023
Klasemen Medali Karatedo...
Klasemen Medali Karatedo International Championships, Sabtu (23/9/2023): Indonesia Perkasa di Puncak!
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
1 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
2 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
2 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
3 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved