Trans Media Jadi Jawara SMLBT 2018

Senin, 12 November 2018 - 10:09 WIB
Trans Media Jadi Jawara...
Trans Media Jadi Jawara SMLBT 2018
A A A
TANGERANG - Tim basket Trans Media akhirnya meraih gelar juara Sinar Mas Land Basketball Tournament (SMLBT) 2018. Skuat asuhan pelatih Ismael ini menundukkan tim debutan Go-Jek 56-31 di lapangan The Breeze Arena, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (11/11/2018) lalu. Trans Media membawa pulang hadiah utama Rp. 15 juta dan piala bergilir SMLBT.

"Kunci kemenangan kami adalah di rebound, memanfaatkan tinggi badan anak-anak, sehingga lawan sulit mengambil bola," ujar Ismael mengomentari sukses para asuhannya. Dia menambahkan, tim kedua yang diturunkan pada kuarter ketiga justru memberikan penambahan skor bagi Trans Media.

Lebih jauh Ismael mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen basket yang digelar Sinar Mas Land dan Jusraga. Dengan turnamen seperti ini diharapkan bisa menambah erat persahabatan dan meningkatkan kinerja dari rekan satu tim, maupun dengan tim lainnya.

Hal senada juga disampaikan pelatih Go-Jek, Gabriel Sitaniapessy yang sangat terkesan dengan gelaran ini. Menurutnya, sebagai tim debutan sangat perlu turnamen seperti SMLBT sebagai sarana latih-tanding bagi para asuhannya. "Kami apresiasi sekali turnamen seperti ini bisa digelar setiap tahun. Kami sebagai tim yang baru terbentuk bisa merasakan langsung suasana pertandingan seperti yang sudah kami jalani," kata Gabriel.

Ahmad Soemawisastra selalu Head of Media Relations & Internal Communications Sinar Mas Land mengatakan, pihaknya sangat puas dengan perhelatan Sinar Mas Land yang berjalan sukses dan tanpa hambatan berarti.
Kemenangan tim Trans Media sebagai juara baru menunjukkan kualitas peserta semakin baik dan diharapkan peserta lainnya yang belum juara agar lebih baik lagi persiapannya untuk meraih sukses di gelaran SMLBT berikutnya.

"Para peserta semakin serius dan kualitas turnamen meningkat. Kekuatan tim mulai merata. Mudah-mudahan bisa lebih ditingkat dari jumlah peserta dan jumlah pesertanya," ujar Ahmad.

Sementara itu tim basket Kompas Gramedia akhirnya menduduki peringkat ketiga setelah menghentikan perlawanan sengit tim Dimension Data Indonesia dengan skor 47-43. Pola permainan Kompas Gramedia menyusul hadirnya sangat pelatih, Abrizalt Hasiholan.

"Anak-anak seperti mesin diesel, lambat panas. Tapi setelah diubah defense 3-4 dan menjaga para pemain wing lawan supaya tidak nembak, baru mereka bermain lebih cepat," ujar Abrizalt usai pertandingan.Pelatih yang akrab disapa Jali ini mengakui, saat di semifinal melawan Trans Media, para asuhannya lebih tegang dalam bermain dan tidak ada yang mengatur strateginya. Kondisi tersebut membuat Kompas Gramedia gagal merebut tempat di babak final. Menurut Jali, kunci kemenangan Kompas Gramedia melakukan serangan yang optimal secara konsisten dan memperbaiki kesalahan yang ada.
(bbk)
Berita Terkait
Menjaring Atlet Muda...
Menjaring Atlet Muda Bertalenta di Jr NBA 3v3 School Tournament Jakarta 2022
Liga Putri Bola Basket...
Liga Putri Bola Basket Jakarta 2025 Digelar 12 April, Diikuti 10 Klub
Indonesia International...
Indonesia International Basketball Invitational : Indonesia Patriots Dihajar Suriah
Kolaborasi UPH dan Campus...
Kolaborasi UPH dan Campus League Perkuat Ekosistem Talenta Olahraga Indonesia
Indteam Basketball KU-12...
Indteam Basketball KU-12 Posisi 3 Liga Bali Open Tournamen 2024
Sejarah Baru Bola Basket...
Sejarah Baru Bola Basket Indonesia, Pertempuran Seru 2x2 Battle Berhadiah Ratusan Juta!
Berita Terkini
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
2 jam yang lalu
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
4 jam yang lalu
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Harry Kane Bantah Rumor...
Harry Kane Bantah Rumor Konflik Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
7 jam yang lalu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
9 jam yang lalu
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
10 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved