WKF Madrid, Gambaran Peta Kekuatan Olimpiade Tokyo

Selasa, 13 November 2018 - 09:18 WIB
WKF Madrid, Gambaran...
WKF Madrid, Gambaran Peta Kekuatan Olimpiade Tokyo
A A A
MADRID - Kejuaraan Dunia Karate WKF 2018 di Madrid, Spanyol, akan menjadi gambaran peta kekuatan Olimpiade 2020, Tokyo.

Karateka Asia dan Eropa diprediksi akan bersaing ketat di ajang multievent dunia pertamanya. Pada WKF Madrid, tim-tim karate Asia, Eropa, dan Afrika mampu bersaing ketat dan akhirnya berbagi medali emas. Bahkan, Jepang dan tuan rumah Spanyol sempat bersaing ketat di empat final nomor kata putra dan putri, yakni kata perorangan dan beregu.

Namun, persaingan di Wizink Center, Madrid, 6–11 November, ini Jepang akhirnya menguasai kata perorangan dan beregu putra serta kata beregu putri. Sementara Spanyol hanya mendapatkan nomor kata perorangan putri lewat Sandra Sanchez Jaime.

“Yang luar biasa karateka Jepang Ryo Kyuna. Dia mampu memecahkan rekor Luca Valdesi asal Italia yang menjadi juara dunia di kata perorangan dan beregu putra sekaligus dalam satu kejuaraan dunia, yakni di Monterey, Meksiko,” kata pelatih kata Indonesia Omita Olga Ompi, mengomentari kesuksesan Jepang.

Dengan kesuksesan itu, Jepang akhirnya menjadi juara umum dengan perolehan 4 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu dari 16 nomor yang dipertandingkan pada kejuaraan dunia itu. Satu emas Jepang lainnya disumbangkan karateka Miho Miyahara di nomor kumite kelas-50 kg putri.

Sementara Iran berada di posisi kedua dengan perolehan 2 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Diikuti Prancis dengan 2 emas. Sementara Italia, Jerman, Azerbaijan, Kroasia, Serbia, Polandia, Yunani, dan tuan rumah Spanyol berbagi satu medali emas.

Khusus Asia, selain Jepang, karateka Iran turut memberi peranan yang besar untuk kebesaran Asia. Bahkan, salah satu medali emas mereka diraih dari nomor bergengsi kumite beregu putra yang di final mengalahkan tim Turki pada Minggu (11/11).

“Peta kekuatan Olimpiade 2020 sudah terlihat di Kejuaraan Dunia Madrid. Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade telah menunjukkan peran yang sangat signifikan. Mereka mampu merebut empat emas yang tiga di antaranya berasal dari nomor kata,” tutur manajer timnas karate Jack Monang Napitupulu.

Dalam situasi seperti itu, Jack menilai Indonesia harus belajar banyak dari Jepang yang tampil dengan teknik dan spirit luar biasa. Terbukti, tim Jepang mampu melibas Eropa meski tampil di kandang lawan.

“Teknik dan spirit yang kuat yang membuat Jepang sulit dikalahkan,” kata Jack. Khusus tim Indonesia, dari delapan karate yang turun di Madrid, hanya Rifky Ardiansyah Arrosyiid yang masuk 7 besar. Karateka kumite kelas-60 kg itu menempati peringkat 7 bersama karateka asal Azerbaijan Firdovsi Farzaliyev.

Peringkat 1 dikuasai karateka Italia Angelo Crescenzo. Sementara karateka Jepang Naoto Sago yang mengalahkan Rifky di babak kedua harus puas di tempat kedua.
(don)
Berita Terkait
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Bidik Gelar di Kejuaraan...
Bidik Gelar di Kejuaraan Dunia, PB Shokaido Jaring Karateka Terbaik di Kejurnas 2022
Indonesia Target Juara...
Indonesia Target Juara Umum di Afro-Asia Traditional Karate Open 2020
Indonesia Ungguli Jepang,...
Indonesia Ungguli Jepang, Pimpin Klasemen Medali Karatedo International Championships 2023
Karate-Do Gojukai Palopo...
Karate-Do Gojukai Palopo dan Luwu Laksanakan Ujian Penurunan Kyu
Indonesia Makin Berkibar...
Indonesia Makin Berkibar di Puncak Perolehan Medali Karatedo International Championships 2023
Berita Terkini
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
39 menit yang lalu
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
2 jam yang lalu
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
4 jam yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
6 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
7 jam yang lalu
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved