Perjalanan Panjang Carolina Marin Jadi Pebulu Tangkis Dunia

Selasa, 25 Desember 2018 - 14:14 WIB
Perjalanan Panjang Carolina...
Perjalanan Panjang Carolina Marin Jadi Pebulu Tangkis Dunia
A A A
MUMBAI - Hadir dari negara yang secara 'budaya' tak mempunyai akar bulu tangkis, Carolina Marin berhasil mengejutkan dunia. Sebuah perjalanan panjang membuat Marin menjadi pebulu tangkis Spanyol pertama yang menyandang predikat juara dunia dan peraih emas olimpiade.

Gelar juara dunia berhasil disabetnya di Nanjing, China pada Agustus 2018. Di final, Marin sukses mengandaskan perlawanan duta India, Pusarla Sindhu. Gelar tersebut menambah prestasi mentereng dunia lainnya, sebab sebelumnya Marin juga sudah mengoleksi gelar yang sama pada 2014 dan 2015.

"Saya ingin menjadi pemain terbaik dalam sejarang bulu tangkis. Sangat mudah mengatakannya, namun sulit bahkan teramat sulit untuk dilakukannya. Saya siap melakukan apa saja guna mendapatkannya," ungkap Marin dalam wawancara dengan Reuters. "Saya ingin memenangkan satu medali olimpiade lagi dan minum dua kejuaraan dunia lagi," sambungnya.

Tapi publik mungkin tak ada yang tahu betapa beratnya perjuangan Marin untuk meraih semua prestasi tersebut. Berkat kegigihannya ia pun dijuluki Rafael Nadal di bulu tangkis. Marin sukses meruntuhkan hegemoni pemain Asia di Olimpiade Rio 2016 ketika merebut emas.

"Bulu tangkis tidak begitu populer di Spanyol. Saya hanya bermain bulu tangkis hanya sebagai hobi. Saya sama sekali tak pernah berpikir sebelumnya akan menjadi juara dunia."

"Ketika saya pindah ke pusat pelatihan nasional pada usia 14 tahun, kemudian saya mulai berpikir tentang apa yang saya inginkan, menjadi pemain bulu tangkis. Saya hanya ingin menjadi yang terbaik di dunia," bebernya.

"Mungkin saya tidak bisa menjelaskan dengan kata-kata. Tidak mungkin untuk menjelaskan. Saya harus bekerja keras untuk membuat mimpi saya jadi kenyataan. Sata harus membuat begitu banyak pengorbanan. Itu benar-benar sulit."

Sejak meraih emas di Rio, Marin kerap mengalami cedera. Bahkan ia sempat melupakan tampil di BWF World Tour Finals karena cedera kaki kanan.

Cedera yang dialami Marin ini tak lepas dari ketatnya jadwal pertandingan yang digulirkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di mana seorag pemain papan atas harus bertanding di 12 turnamen. Karenanya ia berharap BWF harus memkirkan ulang soal aturan ini karena akan merugikan para pemain. (Baca juga : Marin Kritik BWF: Atlet Bukan Robot, Harus Dilindungi )
(bbk)
Berita Terkait
7 Manfaat Olahraga Bulu...
7 Manfaat Olahraga Bulu Tangkis untuk Kesehatan Tubuh
Kenalkan Olahraga Bulu...
Kenalkan Olahraga Bulu Tangkis, Pengkab PBSI Kudus Gelar Festival SenengMinton 2024
11 Bintang Bulu Tangkis...
11 Bintang Bulu Tangkis Baru Ditempa PB Djarum
Bintang Bulu Tangkis...
Bintang Bulu Tangkis Jepang Kento Momota Umumkan Pensiun
Turnamen Bulu Tangkis...
Turnamen Bulu Tangkis Senayan Smash Digelar, Dongkrak Prestasi Olahraga Nasional
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Berita Terkini
Hasil Fulham vs Liverpool:...
Hasil Fulham vs Liverpool: Comeback Dramatis, Cottagers Bungkam The Reds 3-2
5 jam yang lalu
Hasil Fulham vs Liverpool:...
Hasil Fulham vs Liverpool: The Cottagers Comeback, Skor 3-1 di Babak Pertama
6 jam yang lalu
Piala Asia U-17: Pelatih...
Piala Asia U-17: Pelatih Yaman U-17 Buta Kekuatan Timnas Indonesia U-17
7 jam yang lalu
Siapa Mike Tyson Modern?...
Siapa Mike Tyson Modern? Lawan Jake Paul yang Dianggap Ganas di Ring Tinju
8 jam yang lalu
Mohamed Salah, Antara...
Mohamed Salah, Antara Seret Gol dan Fokus Kejar Rekor Sepatu Emas Thierry Henry
9 jam yang lalu
Benarkah Khabib Nurmagomedov...
Benarkah Khabib Nurmagomedov Jadi Penghalang Duel Islam Makhachev vs Ilia Topuria?
10 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved