Klopp Akui Sulit Antarkan Liverpool Juara Liga Inggris
Sabtu, 29 Desember 2018 - 22:41 WIB
Klopp Akui Sulit Antarkan Liverpool Juara Liga Inggris
A
A
A
LIVERPOOL - Juergen Klopp mengakui jika dirinya merasa kesulitan mengantarkan Liverpool meraih juara di Liga Inggris ketimbang sewaktu ia masih menangani Borussia Dortmund. Pertanyaan tentang juara di kompetisi domestik memang menjadi topik hangat setelah pelatih berkacamata itu membawa Si Merah juara paruh musim.
Klopp dikonfirmasi sebagai pelatih baru klub pada 8 Oktober 2015. Penggemar Liverpool saat itu sangat berharap ahli strategi asal Jerman tersebut bisa mengakhiri puasa gelar di kompetisi domestik mengingat terakhir kali klub meraihnya pada musim 1989–90.
Setelah tiga tahun menangani Liverpool, Klopp baru memiliki peluang bagus untuk mengantarkan klub meraih juara di Liga Inggris. 19 pertandingan sudah dilahapnya dengan sempurna alias belum terkalahkan. Kini, Liverpool bertengger di peringkat pertama klasemen sementara dengan raihan 51 poin.
Meski stempel juara paruh musim sudah berhasil diamankan Liverpool, namun Klopp menegaskan lebih sulit untuk merealisasikan mimpi penggemar Si Merah ketimbang sewaktu dirinya menangani Dortmund.
Klopp berasalan jika keberhasilannya mengantarkan Dortmund juara Bundesliga lantaran hanya beberapa klub saja yang menjadi batu sandungan, salah satunya Bayern Muenchen. Sedangkan Liverpool harus melewati rintangan sulit dari klub papan atas di Liga Inggris seperti Manchester City, Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, dan Manchester United.
"Memang benar bahwa dalam beberapa pekan terakhir, kami sering mengirim pesan teks ucapan selamat dan bolak-balik antara Dortmund dan Liverpool. Di Inggris, Anda harus berurusan dengan Man City, Tottenham atau Arsenal. Dortmund hanya benar-benar harus melawan Bayern - itulah bedanya," kata Klopp dikutip dari Bild, Sabtu (29/12/2018).
Saat ini Klopp sedang mempersiapkan skenario khusus untuk menyelesaikan 19 pertandingan tersisa di Liga Inggris musim ini. Jalan menuju podium juara akan terasa sulit buat Mohamed Salah dkk mengingat mereka bakal menghadapi Arsenal dan City.
Arsenal akan menjadi lawan di pekan ke-20, Minggu (30/12) dini hari WIB, sedangkan City bakal menjamu Liverpool di Etihad pada 4 Januari 2019. Klopp menambahkan bahwa perburuan gelar masih jauh.
Meskipun Liverpool memimpin, namun para pemain harus tetap waspada dengan Tottenham Hotspur dan City yang terus mengekor di peringkat kedua dan ketiga. "Kita semua harus melihat kalender: satu-satunya yang berakhir adalah paruh pertama musim ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa kami telah bermain luar biasa sejauh ini, tetapi kami hanya setengah jalan. Saya tidak menyia-nyiakan hal lain," pungkas Klopp.
Klopp dikonfirmasi sebagai pelatih baru klub pada 8 Oktober 2015. Penggemar Liverpool saat itu sangat berharap ahli strategi asal Jerman tersebut bisa mengakhiri puasa gelar di kompetisi domestik mengingat terakhir kali klub meraihnya pada musim 1989–90.
Setelah tiga tahun menangani Liverpool, Klopp baru memiliki peluang bagus untuk mengantarkan klub meraih juara di Liga Inggris. 19 pertandingan sudah dilahapnya dengan sempurna alias belum terkalahkan. Kini, Liverpool bertengger di peringkat pertama klasemen sementara dengan raihan 51 poin.
Meski stempel juara paruh musim sudah berhasil diamankan Liverpool, namun Klopp menegaskan lebih sulit untuk merealisasikan mimpi penggemar Si Merah ketimbang sewaktu dirinya menangani Dortmund.
Klopp berasalan jika keberhasilannya mengantarkan Dortmund juara Bundesliga lantaran hanya beberapa klub saja yang menjadi batu sandungan, salah satunya Bayern Muenchen. Sedangkan Liverpool harus melewati rintangan sulit dari klub papan atas di Liga Inggris seperti Manchester City, Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, dan Manchester United.
"Memang benar bahwa dalam beberapa pekan terakhir, kami sering mengirim pesan teks ucapan selamat dan bolak-balik antara Dortmund dan Liverpool. Di Inggris, Anda harus berurusan dengan Man City, Tottenham atau Arsenal. Dortmund hanya benar-benar harus melawan Bayern - itulah bedanya," kata Klopp dikutip dari Bild, Sabtu (29/12/2018).
Saat ini Klopp sedang mempersiapkan skenario khusus untuk menyelesaikan 19 pertandingan tersisa di Liga Inggris musim ini. Jalan menuju podium juara akan terasa sulit buat Mohamed Salah dkk mengingat mereka bakal menghadapi Arsenal dan City.
Arsenal akan menjadi lawan di pekan ke-20, Minggu (30/12) dini hari WIB, sedangkan City bakal menjamu Liverpool di Etihad pada 4 Januari 2019. Klopp menambahkan bahwa perburuan gelar masih jauh.
Meskipun Liverpool memimpin, namun para pemain harus tetap waspada dengan Tottenham Hotspur dan City yang terus mengekor di peringkat kedua dan ketiga. "Kita semua harus melihat kalender: satu-satunya yang berakhir adalah paruh pertama musim ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa kami telah bermain luar biasa sejauh ini, tetapi kami hanya setengah jalan. Saya tidak menyia-nyiakan hal lain," pungkas Klopp.
(sha)