Pengakuan Jujur Hendra/Ahsan Usai Tersingkir di Perempat Final
Sabtu, 16 Maret 2019 - 10:16 WIB
Pengakuan Jujur Hendra/Ahsan Usai Tersingkir di Perempat Final
A
A
A
BASEL - Kegagalan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke semifinal Turnamen Bulu Tangkis Swiss Terbuka memang di luar dugaan. Berstatus unggulan ketiga, Hendra/Ahsan dipaksa mengakui ketangguhan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin dalam rubber game 26-24, 7-21, 12-21 di lapangan 1, St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Sabtu (16/3) dini hari WIB.
Ahsan mengakui keunggulan lawannya yang lebih muda dan memiliki ketangguhan fisik. Hendra/Ahsan sempat merebut game pertama dengan skor ketat 26-24. ’’Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi lawan tampil lebih bagus, dan mereka masih fresh,” kata Ahsan setelah pertandingan seperti dikutip dari Badmintonindonesia.
Hendra pun tidak mau mempermasalahkan cedera di betisnya ketika tampil di All England 2019. Menurutnya, pasangan Taiwan bermain bagus dan staminanya lebih kuat.
’’Tidak ada masalah dengan cedera betis saya, kekalahan hari ini memang karena lawan tampil lebih baik. Tenaga mereka lebih besar, pertahanan rapat, serangannya keras dan kami kalah kecepatan,''beber Hendra.
Namun Hendra/Ahsan tetap bersyukur dengan hasil yang mereka raih di turnamen ini dan pekan lalu dengan mereka meraih gelar juara All England 2019.
’’Pasti stamina ada pengaruhnya di turnamen yang berurutan seperti ini. Kami bersyukur bisa juara di All England, di sini juga bisa perempat final. Kami akan evaluasi lagi, harus ditingkatkan stamina dan kekuatan,” kata Hendra/Ahsan yang selanjutnya akan tampil di kejuaraan Malaysia Open dan Singapore Open 2019.
Ahsan mengakui keunggulan lawannya yang lebih muda dan memiliki ketangguhan fisik. Hendra/Ahsan sempat merebut game pertama dengan skor ketat 26-24. ’’Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi lawan tampil lebih bagus, dan mereka masih fresh,” kata Ahsan setelah pertandingan seperti dikutip dari Badmintonindonesia.
Hendra pun tidak mau mempermasalahkan cedera di betisnya ketika tampil di All England 2019. Menurutnya, pasangan Taiwan bermain bagus dan staminanya lebih kuat.
’’Tidak ada masalah dengan cedera betis saya, kekalahan hari ini memang karena lawan tampil lebih baik. Tenaga mereka lebih besar, pertahanan rapat, serangannya keras dan kami kalah kecepatan,''beber Hendra.
Namun Hendra/Ahsan tetap bersyukur dengan hasil yang mereka raih di turnamen ini dan pekan lalu dengan mereka meraih gelar juara All England 2019.
’’Pasti stamina ada pengaruhnya di turnamen yang berurutan seperti ini. Kami bersyukur bisa juara di All England, di sini juga bisa perempat final. Kami akan evaluasi lagi, harus ditingkatkan stamina dan kekuatan,” kata Hendra/Ahsan yang selanjutnya akan tampil di kejuaraan Malaysia Open dan Singapore Open 2019.
(aww)