Jelang Penutupan Liga Inggris: Guardiola Pengin Pertahankan Posisi City
Selasa, 07 Mei 2019 - 11:13 WIB
Jelang Penutupan Liga Inggris: Guardiola Pengin Pertahankan Posisi City
A
A
A
MANCHESTER - Manchester City kembali merebut puncak klasemen sementara Liga Inggris 2018/2019 setelah memetik kemenangan 1-0 atas Leicester City di Stadion Etihad, Selasa (7/5) WIB. Klub besutan Brendan Rodgers itu diketahui menjadi korban ke-13 The Citizens di kompetisi domestik.
City diketahui memenangkan 13 pertandingan Liga Inggris secara beruntun. Ini merupakan kali keempat tim memenangkan 13 pertandingan lebih secara beruntun dalam sejarah kompetisi, dengan Citizens satu-satunya tim yang melakukannya dua kali.
Vincent Kompany menjadi dalang di balik keberhasilan City merebut tiga poin penting di depan pendukungnya. Itu merupakan gol ke-20 yang dicetak kapten tim di semua kompetisi.
Tensi persaingan perburuan gelar dipastikan semakin mendidih. Betapa tidak, City dan Liverpool hanya terpisahkan satu poin dengan satu laga tersisa musim ini.
Pesta penutupan juara akan terjadi pada akhir pekan ini. City bisa menggelar pesta di Stadion Falmer saat Sergio Aguero dkk bertamu ke markas Brighton & Hove Albion.
Sementara Liverpool bisa mengakhiri dahaga puasa gelar sejak 1998/1990 di Stadion Anfield saat menjamu Wolves. Mengacu pada persaingan tersebut, Pep Guardiola menjelaskan bahwa Liverpool bermain tanpa tekanan sekarang.
"Pada akhirnya Liverpool bermain sekarang tanpa tekanan karena mereka tahu itu bukan di tangan mereka. Jadi mudah untuk bermain dalam pertandingan semacam ini," kata Guardiola.
"Kami memiliki tekanan karena kami tidak bisa kalah, karena itu ada di tangan kami sendiri. Kami layak berada di posisi itu. Satu pertandingan lagi dan kami akan mencobanya," pungkas Guardiola.
City diketahui memenangkan 13 pertandingan Liga Inggris secara beruntun. Ini merupakan kali keempat tim memenangkan 13 pertandingan lebih secara beruntun dalam sejarah kompetisi, dengan Citizens satu-satunya tim yang melakukannya dua kali.
Vincent Kompany menjadi dalang di balik keberhasilan City merebut tiga poin penting di depan pendukungnya. Itu merupakan gol ke-20 yang dicetak kapten tim di semua kompetisi.
Tensi persaingan perburuan gelar dipastikan semakin mendidih. Betapa tidak, City dan Liverpool hanya terpisahkan satu poin dengan satu laga tersisa musim ini.
Pesta penutupan juara akan terjadi pada akhir pekan ini. City bisa menggelar pesta di Stadion Falmer saat Sergio Aguero dkk bertamu ke markas Brighton & Hove Albion.
Sementara Liverpool bisa mengakhiri dahaga puasa gelar sejak 1998/1990 di Stadion Anfield saat menjamu Wolves. Mengacu pada persaingan tersebut, Pep Guardiola menjelaskan bahwa Liverpool bermain tanpa tekanan sekarang.
"Pada akhirnya Liverpool bermain sekarang tanpa tekanan karena mereka tahu itu bukan di tangan mereka. Jadi mudah untuk bermain dalam pertandingan semacam ini," kata Guardiola.
"Kami memiliki tekanan karena kami tidak bisa kalah, karena itu ada di tangan kami sendiri. Kami layak berada di posisi itu. Satu pertandingan lagi dan kami akan mencobanya," pungkas Guardiola.
(bbk)