Hukuman Mark Stevens Bukti Keselamatan Pemain NBA Tergadaikan

Sabtu, 08 Juni 2019 - 00:01 WIB
Hukuman Mark Stevens...
Hukuman Mark Stevens Bukti Keselamatan Pemain NBA Tergadaikan
A A A
OAKLAND - Pemilik saham minoritas Golden State Warriors, Mark Stevens, didenda sebesar USD500 ribu dan dilarang hadir dalam pertandingan NBA atau kegiatan tim selama satu tahun. Keputusan itu diambil setelah dia terbukti bersalah dengan mendorong dan memaki pemain Toronto Raptors, Kyle Lowry, pada laga final NBA game tiga, Kamis (6/6) WIB.

Perseteruan Stevens dengan Lowry terjadi di kuarter keempat game ketiga final NBA 2018/2019. Saat itu, pemain Toronto Raptors sedang berusaha untuk mengejar bola, namun ia justru terjatuh di kursi sisi official Warriors.

Perdebatan pun terjadi dan Stevens bereaksi dengan mendorong Lowry. Wasit pun menghampiri dan pemain Raptors mengadukan kejadian itu. Setelah melihat tayangan ulang video, Adam Silver selaku Komisioner NBA menjatuhkan sanksi kepada Stevens.

Tapi sanksi yang dijatuhkan Silver kepada Stevens dirasa kurang tepat. Lowry beranggapan bahwa Stevens seharusnya meninggalkan olahraga basket selamanya.

"Saya pikir banyak yang harus dilakukan. Dia bukan orang yang baik untuk kepemilikan tim yang mereka miliki. Saya tahu (pemilik mayoritas) Joe Lacob dan dia adalah orang hebat. Tapi orang seperti itu (Stevens) telah menunjukkan kelakuan yang sebenarnya. Ia seharusnya tidak menjadi bagian dari liga kita. Tidak ada tempat untuk itu," tegas Lowry.

Silver pun dinilai telah merusak reputasinya sendiri. Pasalnya, selama lebih dari lima tahun, dia berhasil menangani liga dengan sangat baik dan tetap menjaga rasa hormat para pemain, kepercayaan pemilik, dan penggemar.

Bahkan Silver lebih dikenal sebagai komisaris yang pro-pemain. Sebelum skorsing dan denda diturunkan, para pemain dari Raptors dan Warriors berbicara tentang memiliki kepercayaan pada liga untuk melakukan hal yang benar dalam situasi ini.

Namun penggemar basket di seluruh dunia khususnya NBA terbuka matanya dan mengetahui siapa Silver sebenarnya serta bagaimana dia bekerja. Menurut analisa Dan Wolken dari USA TODAY bahwa menyeimbangkan kepentingan bisnis liga dan pemiliknya dengan apa yang diinginkan pemain tidak selalu mudah bagi seorang komisaris.

"Kapan pun Anda berada dalam situasi di mana Anda tidak dapat melakukan hal yang benar, seperti membela diri, Anda rentan. Jadi, jika seorang penggemar mengatakan apa pun yang mereka inginkan kepadamu dan kemudian kamu membalas perkataan itu, kamu harus menerima konsekuensinya (didenda). Jika Kyle kemudian membalas perlakuan Stevens, dia akan menerima lebih banyak denda ketimbang Stevens," jelas Draymond Green.

Ini merupakan situasi yang sulit bagi NBA untuk melakukan lebih banyak dalam situasi itu daripada mengeluarkan penggemar. Tetapi ketika datang ke seseorang yang merupakan bagian dari grup kepemilikan, NBA harus memiliki toleransi nol untuk segala jenis tindakan yang tidak pantas terhadap seorang pemain.

"Iklim kita sekarang, tidak ada yang takut untuk benar-benar mengekspresikan diri mereka sendiri, apakah itu melalui kepercayaan mereka, apa pun itu. Ada insentif untuk berani dengan siapa dirimu sebenarnya," pungkas Andre Igoudala.
(sha)
Berita Terkait
Keseruan NBA Cares di...
Keseruan NBA Cares di Jakarta, Grant Williams dan Marques Bolden Latih Siswa SDN Rawa Barat 05
Program Basketball for...
Program Basketball for Good Sasar 100 Sekolah Dasar, Dorong Gaya Hidup Sehat Siswa
Tekuk Clippers, Phoenix...
Tekuk Clippers, Phoenix Suns Juara Wilayah Barat
Giannis Antetokounmpo...
Giannis Antetokounmpo Bawa Bucks Menang di Markas Pacers
Menang dari Thunder,...
Menang dari Thunder, Curry Jaga Rekor Tak Terkalahkan Warriors
Damian Lillard Bawa...
Damian Lillard Bawa Blazers Taklukkan Lakers
Berita Terkini
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
19 menit yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
5 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
7 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
8 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 27 Pemain Timnas...
Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved