Lukaku Serukan Federasi Sepak Bola Dunia dan Platform Media Sosial Berantas Rasisme

Selasa, 03 September 2019 - 03:01 WIB
Lukaku Serukan Federasi...
Lukaku Serukan Federasi Sepak Bola Dunia dan Platform Media Sosial Berantas Rasisme
A A A
MILAN - Striker Belgia dan Inter Milan Romelu Lukaku menyerukan kepada Federasi Sepak Bola di seluruh dunia dan platform media sosial untuk berbuat lebih banyak dalam memerangi rasisme, Senin (2/9/2019). Lukaku juga mendesak para pemain sepak bola untuk bersatu melawan rasisme.

Lukaku menjadi sasaran pelecehan rasis saat membawa Inter menang 2-1 di giornata 2 Serie A 2019/2020 di Sardegna Arena, Minggu (1/9/2019). Dia mencetak gol dari titik penalti menit ke-72.

Namun, nyanyian monyet terdengar dari arah penggemar di belakang gawang saat pemain internasional Belgia bersiap untuk melakukan tendangannya. Setelah mencetak gol, dia balas menatap para fans yang menyanyikan teriakan rasisme tersebut.

Itu merupakan insiden keempat yang melibatkan penggemar Cagliari hanya dalam dua tahun, dengan Sulley Muntari, Blaise Matuidi dan Moise Kean semuanya menjadi target di masa lalu.

Mantan rekan setimnya di Manchester United, Marcus Rashford dan Paul Pogba menjadi sasaran pelecehan ras di media sosial musim ini, dan Lukaku menuntut upaya yang lebih besar dari para pemangku kepentingan yang diperlukan untuk memberantas diskriminasi. (Baca juga: Jadi Korban Rasisme, Romelu Lukaku Tetap Merasa Bahagia ).

"Banyak pemain di bulan lalu menderita pelecehan ras," tulis Lukaku di akun Instagram resminya. "Saya juga kemarin (Minggu)."

"Sepak bola adalah permainan yang bisa dinikmati semua orang dan kami tidak boleh menerima segala bentuk diskriminasi yang akan membuat permainan kita jadi memalukan."

"Saya harap federasi sepakbola di seluruh dunia bereaksi keras terhadap semua kasus diskriminasi !!!"

"Platform media sosial (Instagram, Twitter, Facebook) perlu bekerja lebih baik juga dengan klub sepak bola, karena setiap hari Anda melihat setidaknya satu komentar rasis di bawah kiriman orang kulit berwarna. Kami sudah mengatakannya selama bertahun-tahun dan masih belum ada tindakan."

"Bapak-bapak dan ibu-ibu, ini tahun 2019. Alih-alih maju, kita malah mundur, dan saya pikir sebagai pemain kita perlu (menyatukan) dan membuat pernyataan tentang masalah ini untuk menjaga permainan ini bersih dan menyenangkan bagi semua orang."
(sha)
Berita Terkait
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Venezia Datangkan Eks...
Venezia Datangkan Eks Kiper Manchester United
Imbangi Cagliari, Napoli...
Imbangi Cagliari, Napoli Gagal Salip Inter di Papan Klasemen
Logo Kepala Serigala...
Logo Kepala Serigala Hinggap di Jersey Ketiga AS Roma Musim 2021-2022
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Berita Terkini
Comeback McGregor Berakhir...
Comeback McGregor Berakhir Tragis, Cedera di Detik Pertama dan Kalah TKO
21 menit yang lalu
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
1 jam yang lalu
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
3 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
4 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
6 jam yang lalu
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved