Djarum Foundation Tegaskan PB Djarum Nama Klub Bukan Merek Rokok

Selasa, 10 September 2019 - 12:26 WIB
Djarum Foundation Tegaskan...
Djarum Foundation Tegaskan PB Djarum Nama Klub Bukan Merek Rokok
A A A
JAKARTA - Senior Manager Komunikasi Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan menegaskan ada tiga poin dasar yang harus dipahami bersama. Pertama, PB Djarum merupakan nama klub bulu tangkis dan bukan brand rokok. Kedua, Djarum memiliki program pencarian bakat dengan nama "Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis".

Poin terakhir (ketiga), Djarum tidak sedang mempromosikan produk tembakau. Tiga poin yang dijelaskan di atas merupakan sikap Djarum Foundation yang menyoroti tindakan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang mengaitkan nama klubnya dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Dalam Pasal 47 ayat 1 PP itu disebutkan, setiap penyelenggaraan kegiatan yang disponsori oleh produk tembakau dan atau bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau, dilarang mengikutsertakan anak di bawah usia 18 tahun. Selanjutnya dalam ayat 2 ditegaskan, bila aturan dalam ayat 1 dilanggar, maka orang yang menyelenggarakan kegiatan tersebut dapat dikenai sanksi oleh pejabat pemerintah daerah sesuai kewenangannya.

Hingga saat ini polemik PB Djarum dengan KPAI masih mendapat perhatian khusus dari berbagai kalangan mengingat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis harus dihentikan pada 2020 mendatang. Namun demikian, Budi menekankan keberadaan PB Djarum akan tetap ada, meski tidak akan menggelar audisi umum lagi untuk mencari bibit muda bulu tangkis di seluruh Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Selepas November 2019, Djarum tidak lagi memberikan beasiswa lewat audisi umum. (Baca juga: Menpora: Jangan Pernah Bermimpi untuk Berhenti )

"PB Djarum kelak hanya akan membina pemain yang sudah ada di klub, sedangkan klubnya sendiri tetap dipertahankan. Namun, kami tidak ada kesempatan lagi mencari mutiara terpendam," kata Budi dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Selasa (10/9/2019).

Belakangan diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mempertemukan lagi pihak Djarum dan KPAI untuk membicarakan persoalan ini lebih lanjut. Bila itu terlaksana, Budi hanya ingin menegaskan bahwa PB Djarum adalah nama klub, dan bukan merek rokok.
(bbk)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
1 jam yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
2 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
2 jam yang lalu
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
3 jam yang lalu
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
5 jam yang lalu
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved