Inter Gusur Juve, Conte Mulai Perang Urat Saraf ke Maurizio Sarri

Minggu, 15 September 2019 - 23:01 WIB
Inter Gusur Juve, Conte...
Inter Gusur Juve, Conte Mulai Perang Urat Saraf ke Maurizio Sarri
A A A
MILAN - Pelatih Inter Milan Antonio Conte mulai menabuh perang urat saraf kepada allenatore Juventus Mauzio Sarri. Conte menyebut Sarri berada di tim yang kuat meski ditahan Fiorentina, Sabtu (14/9/2019). Sedangkan Inter menuai kemenagan atas Udinese.

Inter menang 1-0 atas 10 pemain Udinese pada pekan ketiga Serie A 2019/2020 di Giuseppe Meazza. Gol semata wayang dicetak Stefano Sensi pada menit ke-44 memanfaatkan assist Diego Godin, setelah pemain Udinese Rodrigo De Paul dikartu merah menit ke-35.

Inter menyalip Juventus di puncak klasemen dengan nilai sembilan dari tiga laga. Sedangkan Juventus yang ditahan Fiorentina 0-0, di undakan kedua dengan tujuh poin. (Baca juga: Juventus Tertahan di Kandang La Viola ).

Sarri berkomentar bahwa tidak mudah untuk bermain di tengah sore yang panas di Florence. Mantan pelatih Chelsea itu berpendapat kondisi itu berkontribusi pada fakta bahwa Douglas Costa, Miralem Pjanic dan Danilo semuanya mengalami cedera. (Baca juga: Juventus Ditahan Imbang Fiorentina, Sarri Meradang ).

Ketika Conte mengadakan konferensi pers seusai laga, wartawan memberi tahu bos Inter tentang 'keluhan' Sarri. Namun, Conte memberi tahu Sarri untuk 'tenang', karena dia berada di klub yang kuat saat ini.

"Saya tidak ingin mengatakan apa-apa, kalau tidak kita harus mulai membandingkan neraca dan sumber daya keuangan," kata Conte. "Dia harus tenang, karena ada di pihak yang kuat saat ini."

Ucapan Conte mengacu pada persaingan scudetto dua tahun silam, saat Conte masih menjadi pelatih Juventus dan Sarri di Napoli. Sarri menjadi headline berita karena selalu protes bahwa Juve selalu dijadwalkan bermain setelah timnya, yang dia yakini merupakan keuntungan yang tidak adil.

Sarri juga berulang kali menyatakan bahwa Napoli tidak dapat bersaing dengan Juventus dalam hal kemampuan finansial.

Kini, setelah bekerja di Chelsea dan kembali ke Serie A di kursi pelatih La Vecchia Signora, sejatinya 'alasan' tersebut tidak berlaku lagi.

Pada saat yang sama, Conte adalah mantan pemain dan Pelatih Juventus yang menghadapi tekanan dari penggemar Inter untuk mengingkari masa lalunya di Juve. "Kami memiliki jalan panjang di depan kami, kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan tidak akan terjebak dalam euforia, kami meletakkan dasar. Kami ingin menjadi tim yang tangguh," ujar Conte.
(sha)
Berita Terkait
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Venezia Datangkan Eks...
Venezia Datangkan Eks Kiper Manchester United
Imbangi Cagliari, Napoli...
Imbangi Cagliari, Napoli Gagal Salip Inter di Papan Klasemen
Logo Kepala Serigala...
Logo Kepala Serigala Hinggap di Jersey Ketiga AS Roma Musim 2021-2022
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Berita Terkini
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
4 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
5 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
5 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
9 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
10 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
14 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved