Ini yang Bikin Conte Percaya Sanchez Gantikan Lukaku vs Barcelona
Rabu, 02 Oktober 2019 - 15:20 WIB
Ini yang Bikin Conte Percaya Sanchez Gantikan Lukaku vs Barcelona
A
A
A
BARCELONA - Inter Milan diperkuat Romelu Lukaku melawan Barcelona pada matchday kedua penyisihan Grup F Liga Champions 2019/2020 di Camp Nou, Rabu (2/10/2019) waktu lokal atau Kamis (3/10/2019) dini hari WIB. Namun, Pelatih Inter Antonio Conte percaya striker pinjamannya, Alexis Sanchez, bisa bicara banyak.
Lukaku mengalami cedera otot quadriceps, dan tidak hanya absen lawan Barcelona juga diragukan tampil pada Derby d'Italia melawan Juventus pada pekan ke-7 Serie A 2019/2020 di Giuseppe Meazza, Minggu (6/10/2019) waktu lokal atau Senin (7/10/2019) dini hari WIB.
Dengan Lukaku yang cedera, Conte ditanya apakah bijaksana menurunkan Alexis Sanchez sebagai starter melawan Barcelona. Sanchez menjalani debut sebagai starter dan mencetak gol pertamanya untuk Inter saat menang 3-1 atas Sampdoria di Serie A 2019/2020, Sabtu (28/9/2019).
Pemain pinjaman dari Manchester United itu dikartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua karena diving. Conte membela Sanchez dan meyakini pemain Cile itu cocok dengan skema permainannya. (Baca juga: Conte Pastikan Inter Tak Akan Parkir Bus di Camp Nou ).
“Beberapa hal yang dikatakan tentang Sanchez, tidak saya hargai. Dia adalah pemain yang baik dan Anda dapat melihat dari insiden itu bahwa dia segera bangkit, dan terus berjalan, dia tidak memprotes atau meminta penalti," kata Conte dilansir football-italia.
"Dia masuk dalam ide kami tentang sepak bola dan Anda akan melihat pilihan pemain yang saya buat nanti, tetapi Sanchez dapat memberi kami banyak hal dalam hal pengalaman," imbuh mantan pelatih Juventus tersebut.
Sanchez mencetak 39 gol dalam 88 pertandingan La Liga untuk Barcelona antara tahun 2011 dan 2014, dan memenangkan Copa del Rey pada 2011/2012 dan gelar Liga pada musim berikutnya. Dia masuk sebagai pemain pengganti babak kedua dalam kemenangan Barcelona di Piala Super Eropa 2011.
"Inter akan menghadapi Barcelona dengan keberanian dan kelaparan, bukan berlindung dan bertahan untuk mempertahankan gawang."
“Tidak dapat dihindari bahwa jika Anda memiliki ambisi dan ingin melangkah jauh, Anda harus mencoba untuk mendapatkan poin di setiap arena. Tidak mudah bermain melawan Barcelona, salah satu tim top di dunia dan kandidat untuk trofi terakhir, tetapi kami di sini untuk memainkan permainan kami dengan segala hormat."
Lukaku mengalami cedera otot quadriceps, dan tidak hanya absen lawan Barcelona juga diragukan tampil pada Derby d'Italia melawan Juventus pada pekan ke-7 Serie A 2019/2020 di Giuseppe Meazza, Minggu (6/10/2019) waktu lokal atau Senin (7/10/2019) dini hari WIB.
Dengan Lukaku yang cedera, Conte ditanya apakah bijaksana menurunkan Alexis Sanchez sebagai starter melawan Barcelona. Sanchez menjalani debut sebagai starter dan mencetak gol pertamanya untuk Inter saat menang 3-1 atas Sampdoria di Serie A 2019/2020, Sabtu (28/9/2019).
Pemain pinjaman dari Manchester United itu dikartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua karena diving. Conte membela Sanchez dan meyakini pemain Cile itu cocok dengan skema permainannya. (Baca juga: Conte Pastikan Inter Tak Akan Parkir Bus di Camp Nou ).
“Beberapa hal yang dikatakan tentang Sanchez, tidak saya hargai. Dia adalah pemain yang baik dan Anda dapat melihat dari insiden itu bahwa dia segera bangkit, dan terus berjalan, dia tidak memprotes atau meminta penalti," kata Conte dilansir football-italia.
"Dia masuk dalam ide kami tentang sepak bola dan Anda akan melihat pilihan pemain yang saya buat nanti, tetapi Sanchez dapat memberi kami banyak hal dalam hal pengalaman," imbuh mantan pelatih Juventus tersebut.
Sanchez mencetak 39 gol dalam 88 pertandingan La Liga untuk Barcelona antara tahun 2011 dan 2014, dan memenangkan Copa del Rey pada 2011/2012 dan gelar Liga pada musim berikutnya. Dia masuk sebagai pemain pengganti babak kedua dalam kemenangan Barcelona di Piala Super Eropa 2011.
"Inter akan menghadapi Barcelona dengan keberanian dan kelaparan, bukan berlindung dan bertahan untuk mempertahankan gawang."
“Tidak dapat dihindari bahwa jika Anda memiliki ambisi dan ingin melangkah jauh, Anda harus mencoba untuk mendapatkan poin di setiap arena. Tidak mudah bermain melawan Barcelona, salah satu tim top di dunia dan kandidat untuk trofi terakhir, tetapi kami di sini untuk memainkan permainan kami dengan segala hormat."
(sha)