Inilah Mantra Juara Praveen/Melati saat Rebut Gelar Pertama

Senin, 21 Oktober 2019 - 08:50 WIB
Inilah Mantra Juara...
Inilah Mantra Juara Praveen/Melati saat Rebut Gelar Pertama
A A A
ODENSE - Jika Anda gagal, coba, coba dan coba lagi. Itulah mantra juara Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti. Setelah kalah enam kali dari duet China, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, pasangan Praveen/Melati meruntuhkan keperkasaan raksasa ganda campuran dunia tersebut.

Hebatnya, ganda campuran terkuat Indonesia saat ini tersebut meruntuhkan keperkasaan Wang/Huang di final Denmark Open 2019 melalui rubber game 21-18, 18-21, 21-19, Minggu (20/10). Inilah gelar pertama bagi Praveen/Melati musim ini setelah mencapai final kelima.

’’Kami sangat bahagia. Ini adalah gelar pertama kami bersama setelah satu setengah tahun menjadi kemitraan dan ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk maju,’’ujar Praveen.


Istimewanya, gelar pertama tersebut diraih Praveen/Melati setelah mengakhiri dominasi Wang/Huang dalam empat pertemuan final musim ini. Tiga final sebelumnya, Praveen/Melati kalah dari Wang/Huang di India Open, Australian Open, dan Japan Open.

Perjalanan Praveen/Melati juara Denmark Open saat mengalahkan Wang/Huang berakhir dramatis. Sempat imbang 1-1, di game ketiga yang menentukan, Praveen/Melati panik setelah memimpin 11-4 dan 14-7, Wang/Huang malah balik memimpin 18-14 dengan meraih 11 angka beruntun.

Dalam posisi tertekan, Praveen/Melati mampu menguasai situasi untuk berbalik menang dengan rubber game 21-18 18-21 21-19 dalam 59 menit. Si Pembunuh Raksasa Praveen/Melati Juara Denmark Open 2019

’’Strategi untuk pertandingan adalah bertarung sampai akhir. Kami memiliki komunikasi dan kerja tim yang baik dan kami mengandalkan itu pada game ketiga,’’ungkapnya.

Sebelum mengalahkan Wang/Huang, duet Praveen/Melati tampil heroik ketika menghancurkan musuh bebuyutannya lainnya dari China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong di perempat final. Dua kemenangan atas ganda campuran nomor satu dan dua dunia tersebut merupakan prestasi spektakuler Praveen/Melati di turnamen BWF World Tour Super 750. Perjalanan Praveen/Melati Ke Podium Juara Denmark Open 2019

"Tentu tidak mudah untuk mengalahkan tim peringkat pertama dan kedua di dunia pada turnamen yang sama, tetapi kami menggunakan strategi yang sama di kedua pertandingan itu dan kami sangat senang menang,"paparnya.
Inilah Mantra Juara Praveen/Melati saat Rebut Gelar Pertama

Wang dan Huang pun memberikan pujian kepada lawan mereka yang dalam enam pertemuan sebelumnya dikalahkan. "Kami tidak bermain seburuk itu. Kami mencoba yang terbaik tetapi mereka hanya bermain lebih baik dari kami, ”kata Wang.

Riwayat Final Praveen/Melati vs Wang/Huang: Denmark Open

Praveen/Melati vs Wang/Huang

21-18, 18-21, 21-19

Japan Open

Praveen/Melati vs Wang/Huang

17-21, 16-21

Australian Open

Praveen/Melati vs Wang/Huang

15-21, 8-21

India Open

Praveen/Melati vs Wang/Huang
(aww)
Berita Terkait
Anders Antonsen Mundur...
Anders Antonsen Mundur dari Denmark Open 2022
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Belum Terbendung, Tommy Sugiarto Tembus Perempat Final
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Kalahkan Wakil India, Nita/Putri Tembus 16 Besar
Tommy Sugiarto Menangi...
Tommy Sugiarto Menangi Laga Pertama Denmark Open 2021
Menang Mudah di Laga...
Menang Mudah di Laga Pertama Denmark Open 2021, Nita/Putri Ingin yang Terbaik
Denmark Junior Open...
Denmark Junior Open 2021: Indonesia Pastikan Gelar Ganda Putri
Berita Terkini
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
38 menit yang lalu
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
45 menit yang lalu
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
1 jam yang lalu
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
2 jam yang lalu
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
3 jam yang lalu
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved