Jaga Tradisi, 3 Pembalap AHM Lolos Seleksi Asia Talent Cup 2020
Kamis, 31 Oktober 2019 - 23:00 WIB
Jaga Tradisi, 3 Pembalap AHM Lolos Seleksi Asia Talent Cup 2020
A
A
A
JAKARTA - Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali akan meramaikan persaingan di ajang Asia Talent Cup musim tahun depan. Ketiganya yakni Azryan Dheyo Wahyumaniadi (14), Herlian Dandi (12), dan Fadillah Arbi Aditama (14).
Ketiga pembalap muda lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) itu bersaing melawan 90 pembalap dari berbagai negara Asia, hingga menembus 12 besar yang akan mengisi grid tahun depan. Dorna juga menyiapkan lima pebalap cadangan untuk dipertimbangankan.
Alberto Puig memantau tahapan proses seleksi ini. Mantan pembalap spesialis pencari bakat pembalap muda ini membagi seleksi menjadi beberapa tahap. 90 peserta seleksi dibagi menjadi enam grup untuk menjaring 30 besar yang mampu melaju paling cepat dalam beberapa putaran.
Fase selanjutnya, dari 30 besar, diseleksi kembali menjadi 20 terbaik. Selanjutnya, diambil 12 besar dan lima pembalap cadangan untuk mengisi slot tahun depan. Dheyo, Arbi, dan Dandi, mampu menunjukkan kemampuan terbaik di setiap fase tes dan dianggap layak bersaing tahun depan.
Dheyo misalnya. Dia punya catatan positif di dunia balap. Pembalap kelahiran Batam itu besar di arena motocross dengan menjadi juara nasional kelas 50 cc (2013) dan kelas 65 cc Novice (2015). Pada 2018, dirinya bergabung dengan AHRS dan menunjukkan kemampuan di atas rata-rata.
Tahun ini, Dheyo digembleng di Thailand Talent Cup dan memenangi beberapa seri, dan bertengger di posisi keempat klasemen. Dandi juga prestasi membanggakan. Jebolan AHRS 2018 itu memiliki kemampuan yang menonjol dan itu membawanya ke ajang Thailand Talent Cip tahun ini.
Pembalap asal Tangerang, Banten, itu mampu bersaing di papan atas dan beberapa kali meraih podium. Klasemen sementara, Dandi berada di posisi kedua, menyisakan 2 seri, dan berpeluang besar juara.
Sementara itu, Arbi juga menjadi salah satu siswa terbaik AHRS sejak 2017. Ia telah belajar banyak membalap dengan Honda CBR150R, CBR250RR, hingga Honda NSF100 tahun ini. ATC 2019 menjadi ajang internasional pertamanya.
Lolosnya tiga pembalap binaan di ajang ATC 2020 melanjutkan tradisi PT Astra Honda Motor (AHM) menghasilkan pembalap berbakat sejak 2014. Tahun ini, salah satu pembalap binaan yang ikut ajang ini, berpeluang meraih gelar juara, yakni Afridza Munandar.
Masih tersisa dua balapan lagi dan Afridza akan bersaing dengan dua pembalap Jepang. Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi prestasi membanggakan para pembalap belia binaan perusahaan.
Lolosnya tiga pembalap di ATC 2020 akan menjadi tolok ukur selanjutnya bagi pembalap dan perusahaan untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi. "Selamat untuk Dheyo, Dandi, dan Arbi. Dengan kerja keras dan segala dukungan, mereka bertiga berhasil menginspirasi pebalap muda lainnya untuk berprestasi dan membawa nama Indonesia ke kancah lebih tinggi. Kami akan terus mencari dan membina bakat-bakat balap dari Tanah Air untuk meraih prestasi dengan membanggakan Negeri," papar Andy dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Kamis (31/10/2019).
Ketiga pembalap muda lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) itu bersaing melawan 90 pembalap dari berbagai negara Asia, hingga menembus 12 besar yang akan mengisi grid tahun depan. Dorna juga menyiapkan lima pebalap cadangan untuk dipertimbangankan.
Alberto Puig memantau tahapan proses seleksi ini. Mantan pembalap spesialis pencari bakat pembalap muda ini membagi seleksi menjadi beberapa tahap. 90 peserta seleksi dibagi menjadi enam grup untuk menjaring 30 besar yang mampu melaju paling cepat dalam beberapa putaran.
Fase selanjutnya, dari 30 besar, diseleksi kembali menjadi 20 terbaik. Selanjutnya, diambil 12 besar dan lima pembalap cadangan untuk mengisi slot tahun depan. Dheyo, Arbi, dan Dandi, mampu menunjukkan kemampuan terbaik di setiap fase tes dan dianggap layak bersaing tahun depan.
Dheyo misalnya. Dia punya catatan positif di dunia balap. Pembalap kelahiran Batam itu besar di arena motocross dengan menjadi juara nasional kelas 50 cc (2013) dan kelas 65 cc Novice (2015). Pada 2018, dirinya bergabung dengan AHRS dan menunjukkan kemampuan di atas rata-rata.
Tahun ini, Dheyo digembleng di Thailand Talent Cup dan memenangi beberapa seri, dan bertengger di posisi keempat klasemen. Dandi juga prestasi membanggakan. Jebolan AHRS 2018 itu memiliki kemampuan yang menonjol dan itu membawanya ke ajang Thailand Talent Cip tahun ini.
Pembalap asal Tangerang, Banten, itu mampu bersaing di papan atas dan beberapa kali meraih podium. Klasemen sementara, Dandi berada di posisi kedua, menyisakan 2 seri, dan berpeluang besar juara.
Sementara itu, Arbi juga menjadi salah satu siswa terbaik AHRS sejak 2017. Ia telah belajar banyak membalap dengan Honda CBR150R, CBR250RR, hingga Honda NSF100 tahun ini. ATC 2019 menjadi ajang internasional pertamanya.
Lolosnya tiga pembalap binaan di ajang ATC 2020 melanjutkan tradisi PT Astra Honda Motor (AHM) menghasilkan pembalap berbakat sejak 2014. Tahun ini, salah satu pembalap binaan yang ikut ajang ini, berpeluang meraih gelar juara, yakni Afridza Munandar.
Masih tersisa dua balapan lagi dan Afridza akan bersaing dengan dua pembalap Jepang. Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi prestasi membanggakan para pembalap belia binaan perusahaan.
Lolosnya tiga pembalap di ATC 2020 akan menjadi tolok ukur selanjutnya bagi pembalap dan perusahaan untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi. "Selamat untuk Dheyo, Dandi, dan Arbi. Dengan kerja keras dan segala dukungan, mereka bertiga berhasil menginspirasi pebalap muda lainnya untuk berprestasi dan membawa nama Indonesia ke kancah lebih tinggi. Kami akan terus mencari dan membina bakat-bakat balap dari Tanah Air untuk meraih prestasi dengan membanggakan Negeri," papar Andy dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Kamis (31/10/2019).
(bbk)