Dipimpin HT, Tarung Derajat Fokus Kepakan Sayap di Tingkat Nasional

Sabtu, 16 November 2019 - 19:03 WIB
Dipimpin HT, Tarung...
Dipimpin HT, Tarung Derajat Fokus Kepakan Sayap di Tingkat Nasional
A A A
BANDUNG - Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Besar Tarung Derajat (PB Kodrat), Hary Tanoesoedibjo (HT), cabang olahraga (cabor) tarung derajat fokus melakukan pengembangan di seluruh wilayah di Indonesia.

Diketahui, HT mengemban amanah sebagai Ketua Umum PB Kodrat periode 2017-2021 dan memiliki visi untuk mengangkat olahraga asli Indonesia ini mendunia. HT menginginkan, tarung derajat mengakar di Tanah Air dan dikenal luas serta disegani di dunia internasional.

Sang Guru Muda Tarung Derajat, Badai Meganagara Dradjat menegaskan, di bawah kepemimpinan HT, pihaknya bertekad mengembangkan tarung derajat di seluruh pelosok wilayah Indonesia. Hal itu akan diwujudkan, salah satunya melalui regenerasi petarung secara berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga senior.

"Di era kepemimpinan Hary Tanoe ini, kami ingin mengeembangkan tarung derajat mampu sampai ke tingkatan nasional, seluruh provinsi dikembangkan," ujarnya di sela pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV Tahun 2019 Cabor Tarung Derajat di Youth Center Gelanggang Olahraga (GOR) Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (16/11/2019).

Tidak hanya regenerasi, lanjut pria yang akrab disapa Kang Badai ini, pengembangan juga dilakukan dalam melahirkan pelatih-pelatih tarung derajat yang andal. Bahkan, pihaknya menargetkan pencetakan 100 orang pelatih setiap tahunnya melalui kegiatan sertifikasi pelatih.

"Kami terus mencetak pelatih, mulai pelatih dasar, utama, hingga pembina. Kami mewajibkan setiap pelatih satlat (satuan latihan) memiliki sertifikasi pelatih," katanya.

Meski begitu, Kang Badai mengakui, kaderisasi pelatih tarung derajat ini tidak bisa dilakukan secara instan. Menurut dia, butuh waktu sedikitnya lima tahun untuk mencetak pelatih yang mumpuni.

"Salah satu strategi yang kami lakukan adalah dengan memperbanyak pertandingan, jadi kemampuan pelatih akan dibarengi dengan pengalaman menjadi seorang atlet," katanya.

Kendala lainnya, tambah dia, yakni tidak mudahnya melahirkan pelatih yang memiliki semangat juang yang tinggi. Pasalnya, seorang pelatih harus mampu mengabdi pada hobinya sekaligus mampu mengamalkan ilmu yang dimilikinya.

"Artinya, pelatih tidak cengeng terhadap situasi dan kondisi yang tidak mendukung," ujarnya.

Terlepas dari berbagai kendala yang dihadapi, tambah Kang Badai, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin mengembangkan tarung derajat, agar visi menjadi cabor yang mendunia dapat terwujud.

Oleh karenanya, Kang Badai pun mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah dalam pembangunan di bidang olahraga, termasuk di dalamnya tarung derajat. Menurut dia, olahraga dapat menjadi benteng, khususnya bagi generasi muda, untuk menangkal berbagai pengaruh negatif dari perkembangan zaman.

"Seperti (menangkal bahaya) narkoba yang kini merajalela. Kalau pemerintah masih menomorduakan olahraga atau menempatkan olahraga di tempat ketiga atau empat dalam pembangunan, mau dibawa ke mana negara kita," tandasnya.
(sha)
Berita Terkait
Tayang di RCTI+, Garuda...
Tayang di RCTI+, Garuda Fight Championship Angkat Gengsi Olahraga Tarung Indonesia
Persiapan Atlet Tarung...
Persiapan Atlet Tarung Derajat Bali Jelang PON XX Papua
Cabor Tarung Derajat...
Cabor Tarung Derajat Sulsel Gagal Capai Target Emas di PON Papua
Bambang Soesatyo Resmi...
Bambang Soesatyo Resmi Jadi Ketua Umum Tarung Derajat Periode 2021-2025
Tampil di PON Papua,...
Tampil di PON Papua, Atlet Tarung Derajat Sulsel Dapat Bonus Rp200 Juta
Buka Kejuaraan Tarung...
Buka Kejuaraan Tarung Derajat Piala Gubernur Jawa Barat 2023, Ridwan Kamil: Patuhi Fairplay
Berita Terkini
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
42 menit yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
2 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
2 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
6 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
7 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
18 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved