Pernah Cedera Parah, Auriela Kansha Mampu Bangkit

Senin, 25 November 2019 - 00:00 WIB
Pernah Cedera Parah,...
Pernah Cedera Parah, Auriela Kansha Mampu Bangkit
A A A
JAKARTA - Atlet junior berkuda (Equestrian) Auriela Kansha ternyata memiliki perjuangan berat sebelum meraih sukses di Equinara Pulo Mas Open 2019 di Jakarta Internasional Equestrian Park, Minggu (24/11). Pasalnya, gadis berusia 15 tahun itu pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan Collabone kanannya patah.

Lala, sapaan akrab dari Auriela, mengalami cedera itu ketika sedang mengikuti turnamen di Semarang, akhir 2017. Tetapi, Atlet muda kelahiran Jakarta, 5 Juli 2004 ini ternyata tidak kapok. Buktinya, dia kembali menunggang kuda tiga bulan berselang. Itu pun dilakukan ketika masih dalam penyembuhan. Menurutnya, ini adalah salah satu resiko dalam menekuni olahraga Equestrian.

Semangat Lala memang sangat kuat, dan juga memiliki bakat hebat. Dengan menunggang kuda bernama Gennie, dia mampu bersaing di ajang Equinara Pulomas Open 2019 dengan menempati posisi kedua di Class Cs23 (Show Jumping 100-110 Cm Junior). Sebelumnya, dia meraih kemenangan ketika turun di nomor show jumping 90cm junior, Sabtu (23/11).

"Saya sudah berusaha tampil maksimal tetapi memang Jovanka Nadya lebih baik. Makanya, ke depan, saya akan terus berlatih untuk bisa menjadi yang terbaik di kelas S Untuk persiapan di ajang ini, saya hanya jaga stamina, latihan dan istirahat yang cukup. Itu saja," ungkap Lala.

Sedangkan ayah Lala, Joko Purwanto, mengaku bahwa anaknya memang memiliki semangat yang kuat untuk bisa terus menunggang kuda. Dia hanya membutuhkan tiga bulan untuk bisa menunggang kuda. Tapi, itu dilakukan di luar sepengetahuan dirinya. Namun, dia bersyukur anaknya bisa meraih kesuksesan di turnamen ini.

"Anak saya itu kayaknya punya mental baja. Setelah collabone kanannya sembuh, tiga bulan kemudian dia langsung kembali menjalani latihan lagi. Itu juga colong-colongan, Ya, kayaknya tidak ada kapoknya. Memang anaknya Klotokan," ucap Joko Purwanto.

"Lala itu mengenal olahraga berkuda sejak usia 3 tahun. Setiap mau makan. dia harus naik kuda dulu di Pulomas ini. Kayaknya sih, dia menyenangi olahraga penuh tantangan itu mengikuti jejak saya. Dulu, saya pernah menjadi juara Speed Rally Asia Pasifik tahun 1995 dan pernah juga mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tangan tapi tetap saja tidak kapok," ungkap Joko.
(sha)
Berita Terkait
PP Pordasi-Kementan...
PP Pordasi-Kementan Jajaki Kerja Sama Wujudkan Zona Bebas Penyakit Kuda
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Intip Persiapan Atlet...
Intip Persiapan Atlet Berkuda Victoria Lee Jelang Debut di PON XXI Aceh-Sumatra Utara
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
8 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
15 menit yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
22 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved