Indonesia Perlu Petakan Cabang Olahraga Unggulan

Selasa, 10 Desember 2019 - 23:00 WIB
Indonesia Perlu Petakan...
Indonesia Perlu Petakan Cabang Olahraga Unggulan
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengapresiasi perolehan 70 emas di Sea Games 2019 Filipina dengan menempati peringkat ke-4. Hal itu sudah melampaui 1 tingkat di atas target. Karena, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X dengan KOI beberapa waktu lalu, targetnya adalah mmempertahankan capaian di Sea Games 2017 yakni peringkat ke-5.

“Kalau sekarang 4 ya naik satu tingkat,” kata Fikri saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/12/2019) malam.

Hanya saja, Politikus PKS ini mengakui bahwa di awal Sea Games ini harapannya Indonesia bisa menempati peringkat ke-3 sebagaimana di tahun 1980. Namun, dia tidak begitu memahami berapa sisa medali emas yang bisa diraih para kontingen Indonesia sehingga peringkatnya bisa meningkat.

“Cuma memang harapannya kemarin 3 besar sebagimana di era awal-awal Sea Games, sisa emasnya ada berapa mudah-mudahan bisa peringkatnya bisa meningkat lagi,” harapnya.

Terkait dengan persiapan Indonesia di Sea Games, Fikri mengakui bahwa memang ada banyak faktor yang menyebabkan Indonesia peringkatnya naik dan turun. Namun, dia menyayangkan bahwa cabang-olahraga (cabor) yang ada Indonesia selama ini tidak memiliki kemapanan sehingga, target kemenangan Indonesia sangat bergantung pada event olahraganya dalam artian tidak stabil.

“Ke depan Indonesia harus menentukan cabor-cabor unggulan karena itu potensi Indonesia. Harus ada pemetaan potensi kita ke depan apakah renang, bulu tangkis. Penyakit kita kan hanya menemukan (bakat), bukan membina. Padahal deputinya namanua Deputi Pembinaan Prestasi Olahraga,” ujarnya.

Fikri mencontohkan, cabor bulu tangkis misalnya, selama ini cukup menorehkan prestasi saat dibina oleh pihak swasta yang sangat besar. Namun, saat dipermasalahkan oleh KPAI bahwa itu bagian dari eksploitasi, prestasinya anjlok. Dan harus diakui bahwa dalam Undang-Undang itu diatur bahwa pemerintah pusat dan daerah lah yang perlu membina cabor-cabor ini.

“Tapi faktanya yang membina masyarakat, dalam hal ini swasta. Tidak akan begitu kalau ada pembinaan sejak dini,” tukas Fikri.
(sha)
Berita Terkait
Kenang Tragedi 98, Ganjar...
Kenang Tragedi 98, Ganjar Pranowo: Cita-Cita Reformasi Hingga saat Ini Belum Tuntas
Horee! 7 Atlet Jambi...
Horee! 7 Atlet Jambi Peraih Medali SEA Games Dapat Tali Asih dan Pekerjaan
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2023, Senin (8/5/2023) Pukul 22.00 WIB: Indonesia Koleksi 21 Emas!
Dukungan Penuh Presiden...
Dukungan Penuh Presiden Berbuah Hasil Manis di SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22...
Timnas Indonesia U-22 vs Filipina: Cari Komposisi Terbaik
Indonesia Tembus 89...
Indonesia Tembus 89 Medali Emas di SEA Games 2025, Tinju, Hockey Indoor, dan Berkuda Jadi Penyumbang
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
34 menit yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
2 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
6 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved