Kedatangan Reinier, Bikin Madrid Lebih Rasa Samba
Kamis, 23 Januari 2020 - 06:07 WIB
Kedatangan Reinier, Bikin Madrid Lebih Rasa Samba
A
A
A
MADRID - Kedatangan Reinier Jesus Carvalho membuat wajah Real Madrid sedikit berbeda. Gelandang yang didatangkan dari klub Flamengo tersebut membuat Los Blancos lebih terasa Samba lantaran ada enam pemain asal Brasil yang kini merumput di Santiago Bernabeu.
Madrid mendatangkan Reinier dengan mahar senilai USD38,8 Juta atau setara Rp529 Miliar. Gelandang berusia 18 tahun itu, dikontrak jangka panjang hingga Juni 2026. Reinier bergabung dengan Marcelo, Eder Militao, Casemiro, Vinicius Jr, dan Rodrygo Goes di skuad senior Los Blancos. (Baca juga: Digaet Real Madrid, Reinier Jesus: Ini Impian Saya Sejak Kecil ).
Jumlah itu melampaui jumlah Brasil terbanyak di Madrid yang ada pada musim 2005/2006 yang berjumlah lima pemain. Saat itu, Pelatih Juan Ramon Lopez Caro mengandalkan Ronaldo Nazario, Roberto Carlos, Cicinho, Julio Baptista, dan Robinho.
Los Blancos selalu merasakan kedekatan dengan pasar Brasil, terlebih lagi sekarang bahwa Direktur Sport Madrid Juni Calafat memainkan peran penting dalam rekrutmen.
Presiden Madrid Florentino Perez juga ingin memastikan klub tidak lagi kehilangan superstar asal Brasil lainnya yang gagal mendapatkan Neymar Jr setelah dipecundangi rival sengitnya, Barcelona, pada tahun 2011.
Dari pemain Brasil yang ada saat ini, Marcelo menjadi yang pertama tiba di Bernabeu pada 13 tahun yang silam atau pada Desember 2006 dengan bayaran sekitar enam juta euro.
Butuh tiga tahun bagi Marcelo untuk sepenuhnya beradaptasi dengan kehidupan di ibukota Spanyol, dan menjadi bagian terbaik Madrid. Setelah itu Marcelo mengambil alih posisi bek kiri di Madrid, dan menjadi bek sayap terbaik di dunia selama beberapa tahun.
Sedangkan Casemiro hampir mengalami jalan yang sama dengan Marcelo. Didatangkan dengan biaya lima juta euro dari Sao Paulo pada 2013, Casemiro mulai bersinar di lini tengah pada saat kedatangan Zinedine Zidane sebagai pelatih.
Namun, tiga pemain terbaru lainnya dari Brasil semuanya telah menjadi bagian dari rencana induk yang dibuat oleh Perez dan Calafat.
Ini bukan pertama kalinya Los Blancos memprioritaskan penandatanganan sekelompok pemain dari satu negara tertentu. Pada era 2008/2009 Presiden Ramon Calderon membuat kebijakan penandatanganan bintang Belanda.
Ruud Van Nistelrooy bergabung dengan Wesley Sneijder, Arjen Robben, Royston Drenthe, Rafael van der Vaart, dan Klaas-Jan Huntelaar. Namun, mereka hanya bermain bersama untuk satu musim sebelum beberapa pemain pergi pada musim 2009/2010 dan Real Madrid akan berharap hal yang sama tidak terjadi pada kontingen Brasil mereka saat ini.
Madrid mendatangkan Reinier dengan mahar senilai USD38,8 Juta atau setara Rp529 Miliar. Gelandang berusia 18 tahun itu, dikontrak jangka panjang hingga Juni 2026. Reinier bergabung dengan Marcelo, Eder Militao, Casemiro, Vinicius Jr, dan Rodrygo Goes di skuad senior Los Blancos. (Baca juga: Digaet Real Madrid, Reinier Jesus: Ini Impian Saya Sejak Kecil ).
Jumlah itu melampaui jumlah Brasil terbanyak di Madrid yang ada pada musim 2005/2006 yang berjumlah lima pemain. Saat itu, Pelatih Juan Ramon Lopez Caro mengandalkan Ronaldo Nazario, Roberto Carlos, Cicinho, Julio Baptista, dan Robinho.
Los Blancos selalu merasakan kedekatan dengan pasar Brasil, terlebih lagi sekarang bahwa Direktur Sport Madrid Juni Calafat memainkan peran penting dalam rekrutmen.
Presiden Madrid Florentino Perez juga ingin memastikan klub tidak lagi kehilangan superstar asal Brasil lainnya yang gagal mendapatkan Neymar Jr setelah dipecundangi rival sengitnya, Barcelona, pada tahun 2011.
Dari pemain Brasil yang ada saat ini, Marcelo menjadi yang pertama tiba di Bernabeu pada 13 tahun yang silam atau pada Desember 2006 dengan bayaran sekitar enam juta euro.
Butuh tiga tahun bagi Marcelo untuk sepenuhnya beradaptasi dengan kehidupan di ibukota Spanyol, dan menjadi bagian terbaik Madrid. Setelah itu Marcelo mengambil alih posisi bek kiri di Madrid, dan menjadi bek sayap terbaik di dunia selama beberapa tahun.
Sedangkan Casemiro hampir mengalami jalan yang sama dengan Marcelo. Didatangkan dengan biaya lima juta euro dari Sao Paulo pada 2013, Casemiro mulai bersinar di lini tengah pada saat kedatangan Zinedine Zidane sebagai pelatih.
Namun, tiga pemain terbaru lainnya dari Brasil semuanya telah menjadi bagian dari rencana induk yang dibuat oleh Perez dan Calafat.
Ini bukan pertama kalinya Los Blancos memprioritaskan penandatanganan sekelompok pemain dari satu negara tertentu. Pada era 2008/2009 Presiden Ramon Calderon membuat kebijakan penandatanganan bintang Belanda.
Ruud Van Nistelrooy bergabung dengan Wesley Sneijder, Arjen Robben, Royston Drenthe, Rafael van der Vaart, dan Klaas-Jan Huntelaar. Namun, mereka hanya bermain bersama untuk satu musim sebelum beberapa pemain pergi pada musim 2009/2010 dan Real Madrid akan berharap hal yang sama tidak terjadi pada kontingen Brasil mereka saat ini.
(sha)