Setrap Mbappe atau Tidak, Tuchel: Tergantung pada Tidur Malamku

Minggu, 02 Februari 2020 - 11:57 WIB
Setrap Mbappe atau Tidak,...
Setrap Mbappe atau Tidak, Tuchel: Tergantung pada Tidur Malamku
A A A
PARIS - Pelatih Paris Saint Germain (PSG) Thomas Tuchel masih belum bisa menjelaskan hukuman apa yang akan diberikan pada Kylian Mbappe, saat ia merasa tidak puas dengan keputusan juru taktik ketika ditarik keluar pada menit 68 saat PSG mengalahkan Montpellier 5-0. Mantan ahli strategi Borussia Dortmund itu mengatakan itu tergantung apakah dia akan berbicara saat latihan atau secara pribadi.

Pada pertandingan lanjutan Ligue 1 melawan Montpellier, Tuchel melakukan rotasi dengan menarik keluar Mbappe dan memasukkan Mauro Icardi pada menit 68 atau saat PSG sudah unggul 5-0 atas lawannya. Tetapi pemain muda Prancis itu tampak jengkel dengan keputusan pelatih, dan Tuchel yang secara vokal mempertanyakan sikap pemainnya tersebut.

"Saya pelatih, seseorang harus memutuskan siapa yang pergi dan siapa yang datang, ini saya. Kylian sangat cerdas, dia tahu apa yang dia lakukan. Dia tidak suka pergi, tidak ada yang suka pergi," kata Tuchel dikutip dari LiveScore, Minggu (2/2/2020).

"Ini bukan citra yang bagus, tetapi kami bukan satu-satunya klub yang harus berurusan dengan hal semacam ini. Itu tidak baik, karena itu membuka mata pelajaran yang bertentangan dengan pikiran tim. Sayang sekali."

Tuchel mengaku tidak marah dengan sikap Mbappe yang terkesan kurang puas saat digantikan Icardi. Hanya saja, pelatih berusia 46 tahun itu mengaku sedih karena hal semacam itu tidak perlu terjadi.

"Saya menjelaskan kepadanya mengapa kami melakukan ini, dan itu akan tetap seperti itu. Saya akan memutuskan aspek teknis. Kami tidak bermain tenis, kami bermain sepak bola dan kita harus menghormati semua orang," tegas Tuchel.

Disinggung apa langkah selanjutnya Tuchel tentang Mbappe, apakah pelatih akan menghukum pemainnya itu? Eks pelatih Borussia Dortmund itu menambahkan: "Saya tidak tahu, saya harus berpikir, saya harus tidur. Saya akan membuat keputusan. Kami memiliki pelatihan pukul 11 ​​pagi, kami akan membicarakan pertandingan dengan grup. Saya akan melihat apakah saya membicarakan ini atau jika saya melakukannya secara individual. Itu akan tergantung pada tidur malamku juga!"
(sha)
Berita Terkait
Menang Dramatis, Barcelona...
Menang Dramatis, Barcelona Permalukan PSG 3-2
Promosi Keren PSG Buat...
Promosi Keren PSG Buat Messi
PSG Dinobatkan Juara...
PSG Dinobatkan Juara Ligue 1, Herrera Tak Merayakannya
Mbappe Ketularan Gaya...
Mbappe Ketularan Gaya Pembangkang Neymar Jr, Petit: Itu Bisa Jadi Bumerang
Pandemi Virus Corona...
Pandemi Virus Corona Dinilai Jadi Penghalang Mbappe ke Madrid
Herrera Yakin Neymar...
Herrera Yakin Neymar dan Mbappe Akan Bertahan di PSG
Berita Terkini
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
1 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
5 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
8 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
8 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
8 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved