Lantaran Klopp Ogah Turunkan Pemain Inti, Liverpool Kena Denda Cukup Tinggi
Selasa, 04 Februari 2020 - 23:05 WIB
Lantaran Klopp Ogah Turunkan Pemain Inti, Liverpool Kena Denda Cukup Tinggi
A
A
A
LIVERPOOL - Keputusan Juergen Klopp menyimpan semua pemain intinya saat melawan Shrewsbury Town pada laga replay babak keempat Piala FA harus dibayar cukup mahal. The Reds konon harus membayar denda hingga 500 ribu poundsterling.
Liverpool hanya bisa bermain imbang 2-2 di kandang Shrewsbury. Ini memaksa keduanya harus menjalani laga replay dini hari nanti. Kali ini, wakil Liga Primer itu akan bertindak sebagai tuan rumah di Anfield.
Namun, tidak seperti pertemuan sebelumnya yang masih menurunkan sejumlah senior, kali ini Klopp hanya akan memainkan pemain muda. Lebih lanjut, mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga tidak akan hadir di sisi lapangan.
Keputusan ini diambil Klopp untuk menghormati libur musim dingin yang akan diberlakukan Liga Primer untuk pertama kalinya. Soalnya, jika tidak ada laga replay, Mohamed Salah dkk harusnya sudah rehat setelah melibas Southampton 4-0 pada 1 Februari kemarin.
Masalahnya, meski hanya akan menurunkan pemain muda dan dari tim akademi, Liverpool tidak mengurangi harga tiket. Padahal, laga itu kemungkinan akan disaksikan 50.000 orang, dimana 8.000 diantaranya merupakan pendukung Shrewsbury.
Itu sebabnya, Liverpool akan dikenai denda sebesar 500 ribu poundsterling. Itu merupakan kalkulasi kerugian yang bisa diderita tim tamu. Sebab, wakil dari League One itu disebut-sebut bisa menghasilkan 500 ribu- 600 ribu poundsterling jika tuan rumah menurunkan pemain intinya.
“Itu uang yang besar. Pemasukan sangat penting bagi klub seperti kami yang memakai dana sendiri. Bagi tim seperti kami, jika kami melawan tim inti Liverpool, Anda bisa mendapatkan 500.000-600.000 poundsterling dibandingkan biasanya yang hanya 100.000-150.000 poundsterling,” ujar pelatih Shrewsbury, Sam Ricketts, dilansir thesun.
Ricketts menambahkan duel melawan tim dari Liga Primer, khususnya Liverpool yang saat ini jadi pusat perhatian, seharusnya menjadi kesempatan bagi Shrewsbury untuk meraup banyak uang. Dana itu nantinya bisa menunjang kelangsungan hidup klub selama beberapa waktu.
Contohnya saja Piala FA edisi 2016. Saat itu, Shrewsbury bertemu Manchester United (MU) di putaran kelima. Pertandingan itu bisa menghasilkan sekitar 1 juta poundsterling bagi The Shrews . Uang itu lalu digunakan untuk membangun pusat pelatihan yang baru.
Pada laga replay nanti, Shrewsbury akan menerima 72 ribu poundsterling dari hak siar, dan mendapat 45% dari pemasukan tiket. “diklub seperti kami, setiap sen sangat penting. Ini akan menjadi kekecewaan terbesar. Sebab, pemasukan kami akan berkurang,” tandas Ricketts.
Liverpool hanya bisa bermain imbang 2-2 di kandang Shrewsbury. Ini memaksa keduanya harus menjalani laga replay dini hari nanti. Kali ini, wakil Liga Primer itu akan bertindak sebagai tuan rumah di Anfield.
Namun, tidak seperti pertemuan sebelumnya yang masih menurunkan sejumlah senior, kali ini Klopp hanya akan memainkan pemain muda. Lebih lanjut, mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga tidak akan hadir di sisi lapangan.
Keputusan ini diambil Klopp untuk menghormati libur musim dingin yang akan diberlakukan Liga Primer untuk pertama kalinya. Soalnya, jika tidak ada laga replay, Mohamed Salah dkk harusnya sudah rehat setelah melibas Southampton 4-0 pada 1 Februari kemarin.
Masalahnya, meski hanya akan menurunkan pemain muda dan dari tim akademi, Liverpool tidak mengurangi harga tiket. Padahal, laga itu kemungkinan akan disaksikan 50.000 orang, dimana 8.000 diantaranya merupakan pendukung Shrewsbury.
Itu sebabnya, Liverpool akan dikenai denda sebesar 500 ribu poundsterling. Itu merupakan kalkulasi kerugian yang bisa diderita tim tamu. Sebab, wakil dari League One itu disebut-sebut bisa menghasilkan 500 ribu- 600 ribu poundsterling jika tuan rumah menurunkan pemain intinya.
“Itu uang yang besar. Pemasukan sangat penting bagi klub seperti kami yang memakai dana sendiri. Bagi tim seperti kami, jika kami melawan tim inti Liverpool, Anda bisa mendapatkan 500.000-600.000 poundsterling dibandingkan biasanya yang hanya 100.000-150.000 poundsterling,” ujar pelatih Shrewsbury, Sam Ricketts, dilansir thesun.
Ricketts menambahkan duel melawan tim dari Liga Primer, khususnya Liverpool yang saat ini jadi pusat perhatian, seharusnya menjadi kesempatan bagi Shrewsbury untuk meraup banyak uang. Dana itu nantinya bisa menunjang kelangsungan hidup klub selama beberapa waktu.
Contohnya saja Piala FA edisi 2016. Saat itu, Shrewsbury bertemu Manchester United (MU) di putaran kelima. Pertandingan itu bisa menghasilkan sekitar 1 juta poundsterling bagi The Shrews . Uang itu lalu digunakan untuk membangun pusat pelatihan yang baru.
Pada laga replay nanti, Shrewsbury akan menerima 72 ribu poundsterling dari hak siar, dan mendapat 45% dari pemasukan tiket. “diklub seperti kami, setiap sen sangat penting. Ini akan menjadi kekecewaan terbesar. Sebab, pemasukan kami akan berkurang,” tandas Ricketts.
(mir)