Sapu Bersih Seri 1, Pelatih GMC Minta Anak Asuhnya Jangan Besar Kepala
Senin, 10 Februari 2020 - 23:01 WIB
Sapu Bersih Seri 1, Pelatih GMC Minta Anak Asuhnya Jangan Besar Kepala
A
A
A
JAKARTA - Seri 1 turnamen basket putri Indonesia (Srikandi Cup 2020) telah rampung digelar. GMC Cirebon sukses berada di puncak klasemen sementara setelah menyapu bersih kemenangan.
Pencapain clean sheet GMC sejauh ini sudah dimulai sejak turnamen pramusim dan hasil ini juga merupakan rekor tersendiri bagi Deniece Adriana Gunarto dkk. Meskipun berhasil menduduki puncak klasemen sementara Srikandi Cup 2020, pelatih GMC Cirebon Arief Gunarto atau biasa disapa Njoo Lie Fan mengatakan penampilan anak asuhnya masih jauh dari kata sempurna.
Menurutnya, ada beberapa kekurangan yang perlu dibenahi jelang bergulirnya Seri 2 di Jakarta, pada 12-18 Februari. "Namun dengan hasil yang juga sesuai target pada Seri 1, kami juga patut bersyukur. Perjalanan liga masih panjang sampai April mendatang, kita harus tetap konsisten dan mewaspadai setiap lawan," ungkap Njoo Lie Fan, dalam keterangan resminya, Senin (10/2).
Salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni mengenai pertahanan. Njoo Lie Fan sejak awal menerapkan permainan cepat, tapi di sisi lain Anjelin Rosmika Simanjuntak dkk harus tetap mewaspadai urusan pertahanan.
"Terkadang kami suka lengah dan kecolongan. Kalo pemain lapis kedua GMC sejauh ini cukup bagus sejak turnamen pramusim kemarin. Yang penting mereka jangan besar kepala dan tetap kerja keras di seri-seri berikutnya. Seri 1 kemarin menjadi bekal tabungan kami setidaknya untuk mengamankan posisi playoff," imbuh Njoo Lie Fan.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh jenderal permainan GMC Cirebon, Anjelin Rosmika Simanjuntak. Anjelin yang bergabung bersama GMC musim ini, menjelma sebagai salah satu pemain yang performanya meningkat dan ia pun turut membawa andil dalam mengangkat timnya bersama Andelaide Callista serta Faizzatus Shoimah.
Ketiganya bahu membahu bersama para pemain GMC lainnya selama kompetisi liga putri Srikandi berlangsung. "Liga musim ini berlangsung ketat. Setiap lawan juga berusaha ingin mengalahkan GMC. Kami harus menjaga performa pada seri berikutnya dan mengikuti instruksi Coach Lie Fan. Seri 2 Jakarta pastinya akan lebih seru dan kompetitif," ujar pemain yang mengecap pendidikan di Universitas Esa Unggul Jakarta.
Pencapain clean sheet GMC sejauh ini sudah dimulai sejak turnamen pramusim dan hasil ini juga merupakan rekor tersendiri bagi Deniece Adriana Gunarto dkk. Meskipun berhasil menduduki puncak klasemen sementara Srikandi Cup 2020, pelatih GMC Cirebon Arief Gunarto atau biasa disapa Njoo Lie Fan mengatakan penampilan anak asuhnya masih jauh dari kata sempurna.
Menurutnya, ada beberapa kekurangan yang perlu dibenahi jelang bergulirnya Seri 2 di Jakarta, pada 12-18 Februari. "Namun dengan hasil yang juga sesuai target pada Seri 1, kami juga patut bersyukur. Perjalanan liga masih panjang sampai April mendatang, kita harus tetap konsisten dan mewaspadai setiap lawan," ungkap Njoo Lie Fan, dalam keterangan resminya, Senin (10/2).
Salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni mengenai pertahanan. Njoo Lie Fan sejak awal menerapkan permainan cepat, tapi di sisi lain Anjelin Rosmika Simanjuntak dkk harus tetap mewaspadai urusan pertahanan.
"Terkadang kami suka lengah dan kecolongan. Kalo pemain lapis kedua GMC sejauh ini cukup bagus sejak turnamen pramusim kemarin. Yang penting mereka jangan besar kepala dan tetap kerja keras di seri-seri berikutnya. Seri 1 kemarin menjadi bekal tabungan kami setidaknya untuk mengamankan posisi playoff," imbuh Njoo Lie Fan.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh jenderal permainan GMC Cirebon, Anjelin Rosmika Simanjuntak. Anjelin yang bergabung bersama GMC musim ini, menjelma sebagai salah satu pemain yang performanya meningkat dan ia pun turut membawa andil dalam mengangkat timnya bersama Andelaide Callista serta Faizzatus Shoimah.
Ketiganya bahu membahu bersama para pemain GMC lainnya selama kompetisi liga putri Srikandi berlangsung. "Liga musim ini berlangsung ketat. Setiap lawan juga berusaha ingin mengalahkan GMC. Kami harus menjaga performa pada seri berikutnya dan mengikuti instruksi Coach Lie Fan. Seri 2 Jakarta pastinya akan lebih seru dan kompetitif," ujar pemain yang mengecap pendidikan di Universitas Esa Unggul Jakarta.
(mir)