Virus Corona Mewabah, Son Heung-min Terpaksa Jalani Karantina
Sabtu, 29 Februari 2020 - 16:01 WIB
Virus Corona Mewabah, Son Heung-min Terpaksa Jalani Karantina
A
A
A
LONDON - Son Heung-min terpaksa menjalani karantina selama 14 hari menyusul ancaman virus corona di Korea Selatan. Bintang Tottenham Hotspur itu kembali ke negaranya untuk menjalani operasi lengan.
Masa karantina selama 14 hari merupakan protokol wajib yang diberlakukan di berbagai negara, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Apalagi, Korea merupakan negara yang terkena dampak cukup besar.
Son sendiri mendapat izin untuk kembali ke negaranya bulan lalu, guna menjalani operasi lengan yang patah saat Tottenham Hotspur menang atas Aston Villa, 16 Februari 2020. Celakanya, ketika ia pulang kampung, Korea justru disasar corona.
Kabar tentang rencana karantina Son dibenarkan manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Menurut pelatih berjuluk the Special One, pihak klub tidak bisa berbuat banyak terkait hal itu.
"Saya pikir ini kebijakan pemerintah. Saya tidak akan berkomentar, saya bukan siapa-siapa, saya bukan spesialis," kata Mourinho dikutip The Sun, Sabtu (29/2/2020).
Lebih jauh, Mourinho mengaku klub tidak bisa memonitor keberadaan Son saat dikarantina. Yang bisa dilakukan, kata Mou, hanya mencari pemain pengganti yang mampu menutup lubang pada skuat yang ditinggalkan Son selama karantina.
"Kami hanya bisa mengikuti protokol. Sial di mana Son akan berada, saya tidak tahu. Yang saya tahu kami tidak memilikinya sekarang," kata Mou. (Baca juga: Liga Inggris Terancam Dihentikan akibat Corona, Bagaimana Nasib Liverpool? )
Masa karantina selama 14 hari merupakan protokol wajib yang diberlakukan di berbagai negara, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Apalagi, Korea merupakan negara yang terkena dampak cukup besar.
Son sendiri mendapat izin untuk kembali ke negaranya bulan lalu, guna menjalani operasi lengan yang patah saat Tottenham Hotspur menang atas Aston Villa, 16 Februari 2020. Celakanya, ketika ia pulang kampung, Korea justru disasar corona.
Kabar tentang rencana karantina Son dibenarkan manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Menurut pelatih berjuluk the Special One, pihak klub tidak bisa berbuat banyak terkait hal itu.
"Saya pikir ini kebijakan pemerintah. Saya tidak akan berkomentar, saya bukan siapa-siapa, saya bukan spesialis," kata Mourinho dikutip The Sun, Sabtu (29/2/2020).
Lebih jauh, Mourinho mengaku klub tidak bisa memonitor keberadaan Son saat dikarantina. Yang bisa dilakukan, kata Mou, hanya mencari pemain pengganti yang mampu menutup lubang pada skuat yang ditinggalkan Son selama karantina.
"Kami hanya bisa mengikuti protokol. Sial di mana Son akan berada, saya tidak tahu. Yang saya tahu kami tidak memilikinya sekarang," kata Mou. (Baca juga: Liga Inggris Terancam Dihentikan akibat Corona, Bagaimana Nasib Liverpool? )
(bbk)