alexametrics

Masuk Sejarah Acapulco, Rafael Nadal Belum Puas

loading...
Masuk Sejarah Acapulco, Rafael Nadal Belum Puas
Masuk Sejarah Acapulco, Rafael Nadal Belum Puas
A+ A-
ACAPULCO - Rafael Nadal sukses mendapatkan gelar pertamanya pada musim ini di Meksiko Terbuka 2020. Keberhasilan itu seusai mengalahkan petenis Amerika Serikat Taylor Fritz 6-3, 6-2 di Hotel Princess Mundo Imperial, kemarin.

Kemenangan ini sekaligus membuatnya meraih gelar ketiganya di Meksiko Terbuka. Sebelumnya, dia pernah mendapatkan gelar juara pada 2005 dan 2013. Dengan hasil ini, Nadal mencatatkan 20-2 di Acapulco, bergabung dengan David Ferrer dan Thomas Muster sebagai petenis yang setidaknya memenangkan tiga gelar di Acapulco.

“Setelah tidak berkompetisi sejak Australia Terbuka, di Acapulco menjadi pekan dan momen penting bagi saya. Saya bermain solid dengan intensitas dan hasrat yang tepat. Forehand saya juga bekerja dengan baik,” ucap Nadal dilansir atptour.



Meski begitu, Nadal tidak ingin terlalu meninggikan keberhasilannya meraih gelar tersebut. Menurut dia, ini bukan menjadi patokan dirinya sudah menunjukkan permainan terbaiknya. Tapi, dia merasa ini hanya awal positif baginya bermain dengan baik. Apalagi dia mengakui perjalanan musim ini masih sangat panjang.

Nadal sangat berambisi bisa kembali menjadi juara untuk ke-13 kali dalam kariernya di grand slam Prancis Terbuka. Namun, dia akan tampil di turnamen lapangan keras lebih dulu di Indian Wells Masters (9–15 Maret) dan Miami Terbuka (23–30 Maret).

Setelah itu, dia baru mempersiapkan diri di lapangan tanah liat bermain di Monte Carlo Masters (13 April), Barcelona Terbuka (20 April), Madrid Terbuka (4 Mei), dan Roma Terbuka (11 Mei). Nadal menegaskan, gelar di Meksiko tak membuat dia bakal mulus menjalani musim, meski kemenangan di Acapulco bisa jadi modal positif.

“Hal itu memberi saya kepercayaan diri. Di akhir hari, saya masih berkompetisi dengan perasaan sangat baik. Terlepas dari hasil apa pun, saya selalu merasa senang setelah bermain di sini. Sekarang saya akan berusaha mempertahankan permainan ini,” ucap Nadal.

Bagi Fritz, ini merupakan kali kelima dirinya bisa tampil di final ATP Tour. Namun, petenis berperingkat 35 dunia itu mengaku menghadapi lawan paling sulit selama bermain di laga pamungkas. Dia menilai, Nadal merupakan salah satu petenis terbaik yang pernah ada. Apalagi ini menjadi pertemuan pertamanya dengan sang raja tanah liat tersebut.

“Dia (Nadal) adalah salah satu pemain terbaik yang pernah memainkan permainan dan dia menunjukkan kepada saya apa yang dilakukannya,” ucap Fritz.

“Ini adalah salah satu turnamen favorit saya yang akan diadakan setiap tahun. Saya merasa senang bahwa saya dapat memiliki minggu yang baik di salah satu turnamen yang paling saya suka,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berhasil meraih gelar keduanya pada ATP Tour 2020. Capaian itu diraih setelah menjadi juara di Dubai Tennis Champhionship, Sabtu (29/2) malam. keberhasilannya ini seusai mengalahkan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas dua set langsung 6-3, 6-4.

Bagi Djokovic, ini merupakan kali kelima dirinya menjadi raja di Dubai. Sebelumnya, dia juga pernah meraih trofi pada 2009, 2010, 2011, dan 2013. Namun yang membuatnya senang adalah dirinya masih menjaga konsistensi setelah berhasil menang di Australia Terbuka. Kini Djokovic telah memenangkan ke-18 pertandingan secara beruntun pada tahun ini.

“Saya berusaha menerima momen ini dan mengapresiasi posisi saya saat ini. Saya pikir, saya telah melalui salah satu awal musim terbaik di sepanjang karier saya. Saya merasa prima di lapangan. Saya telah bermain dengan impresif di turnamen lapangan keras,” ujar Djokovic. (Raikhul Amar)
(ysw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top